Ramallah, Gontornews — Delapan warga Palestina tewas pada hari Kamis (6/1) ketika van yang mereka tumpangi bertabrakan dengan truk semen di Tepi Barat yang diduduki, kata media resmi Palestina.
Kedua kendaraan itu saling bertabrakan di persimpangan di Route 90, yang membentang di Lembah Yordan dan berada di bawah kendali keamanan Israel di dekat Desa Fasayil, Tepi Barat utara, menurut kantor berita Wafa dikutip Arabnews.com.
Seorang petugas medis dengan layanan penyelamatan Israel, Magen David Adom, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa adegan di lokasi kecelakaan itu “mengejutkan.”
“Kami melihat truk dan kendaraan pribadi terlindas di pinggir jalan,” katanya.
Para korban tidak secara resmi diidentifikasi tetapi media berita lokal melaporkan bahwa mereka remaja berusia antara 14 sampai 17 tahun.
Wafa mengatakan bahwa Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengumumkan hari berkabung yang akan diperingati pada hari Jumat di seluruh wilayah Palestina untuk menghormati para korban.
Petugas medis menyatakan tujuh orang tewas di tempat kejadian, dan Wafa kemudian melaporkan korban tambahan. Tiga orang yang terluka dievakuasi ke rumah sakit Israel dengan helikopter.
Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz mengeluarkan surat simpati yang diterbitkan dalam bahasa Arab dan Ibrani.
“Saya ingin menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga Palestina yang kehilangan delapan orang yang mereka cintai hari ini dalam kecelakaan itu,” katanya.
Yordania juga menyatakan belasungkawa.
Polisi Palestina mengatakan bahwa para korban pekerja dari Kota Aqraba, dekat Nablus.[]






















