Amman, Gontornews — Para pemimpin Palestina berharap kemenangan Joe Biden akan membuka kembali dialog dengan Washington untuk menemukan perdamaian setelah bertahun-tahun upaya itu sia-sia di bawah pemerintahan Trump.
Vera Baboun, mantan walikota Bethlehem dan anggota Dewan Nasional Palestina, mengatakan kepada Arab News bahwa Palestina sangat menantikan pemerintah AS untuk mengakui perjuangan mereka.
โKami berharap Presiden terpilih Joe Biden akan menanggapi secara positif seruan Presiden (Mahmoud) Abbas untuk konferensi internasional bagi perdamaian pada awal 2021.โ
Baboun mengatakan bahwa kontak diplomatik tingkat tinggi harus diperbarui secepatnya sehingga konferensi yang akan datang dapat menggelar diskusi yang substansial.
Kamala Harris, cawapres Biden, mengatakan bahwa pemerintahan Biden berkomitmen untuk solusi dua negara dan akan memperbarui kontak dengan kepemimpinan Palestina, termasuk membuka kembali misi Palestina di Washington dan misi AS di Yerusalem Timur.
Dia juga mengatakan bahwa AS akan mengembalikan dukungan keuangan kepada Badan Pengungsi PBB dan program kemanusiaan lainnya yang mendukung rakyat Palestina.
Wadie Abunassar, direktur Pusat Konsultasi Internasional yang berbasis di Haifa, mengatakan kepada Arab News bahwa Biden pasti akan membantu memulai kembali pembicaraan Israel-Palestina, tetapi tidak serta-merta membawa Palestina menjadi negara merdeka.
โSulit melihat Biden memberikan prioritas tinggi pada jalur Israel-Palestina, terutama dengan para pemimpin Israel dan Palestina saat ini (Netanyahu dan Abbas).โ
Namun Abunassar yakin bahwa Biden akan melakukan upaya serius “untuk mempertahankan hubungan baik dengan Israel dan akan menghindari terlalu banyak tekanan, terutama jika tidak ada tekanan serius dari Muslim atau Arab padanya untuk memberikan hak kepada Palestina atas penentuan nasib sendiri.”
Tapi mantan jurubicara pemerintah Palestina Jamal Dajani memperingatkan bahwa Biden tidak mungkin menjadi penyelamat warga Palestina.
“Saya tidak yakin Biden sebagai presiden akan dapat memperbaiki kerusakan yang dilakukan oleh Trump,” kata Dajani. Karena itu ia menyerukan kepada kepemimpinan Palestina untuk “berhenti mengandalkan AS.”
Sementara para pemimpin Palestina menolak untuk mengaitkan pembaruan kontak dengan Washington dengan dimulainya kembali hubungan keamanan dengan Israel. Sejumlah warga Palestina yang dihubungi oleh Arab News mengatakan, mereka berharap pemerintahan Biden yang lebih bersahabat dapat membantu menyelesaikan kebuntuan saat ini dengan Israel.
Hal yang sangat menarik bagi banyak orang Palestina yaitu penyelesaian konflik pendapatan pajak yang mengakibatkan perampasan uang yang diperuntukkan bagi warga Palestina oleh Israel. []




















