pesanan-baju-kaos
36 °c
Pecenongan
Mon
Tue
Sunday, 18 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Pendidikan Lembaga

Para Cendekiawan Isi Webinar Filsafat IAIN Ambon Bertajuk: Manusia di Tengah Disrupsi Teknologi

Edithya Miranti by Edithya Miranti
13 November 2025
in Lembaga
0
Para Cendekiawan Isi Webinar Filsafat IAIN Ambon Bertajuk: Manusia di Tengah Disrupsi Teknologi

Ambon, Gontornews — Senin (10/11/2025) Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam (AFI), Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD), Institut Agama Islam Negeri (IAIN), Ambon, sukses menyelenggarakan seminar nasional dalam format Webinar Filsafat. Mengusung tema “Manusia di Tengah Disrupsi Teknologi: Refleksi Filsafat tentang Makna dan Kemanusiaan di Era Digital”, seminar ini menghadirkan jajaran pakar terkemuka di bidang filsafat, agama dan budaya.

Dikutip ushuluddin.uin-suka.ac.id, para narasumber tersebut yaitu Prof Dr H Robby Habiba Abror MHum (Guru Besar Ilmu Religi dan Budaya juga Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam (FUPI) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta), Prof Mukhtasyar Syamsuddin PhD of Arts (Guru Besar Filsafat UGM), dan Dr Saidin Ernas MSi (Wakil Rektor 2 IAIN Ambon).

Dukungan penuh pun datang dari Dekan FUD IAIN Ambon, Dr Ismail Tuanany. Ia mengungkapkan kebahagiaannya atas kehadiran para cendekiawan tersebut. “Kami sangat mendukung acara ini. Kami berharap seminar ini dapat memberikan pencerahan dan pandangan yang cerdas atas problem kemanusiaan yang kita hadapi hari ini,” tutur Dr Ismail.

Ketua Prodi AFI FUD IAIN Ambon, Nurfajriyani MHum menyatakan bahwa webinar ini diadakan untuk menghadirkan pemikiran solutif. “Kami berupaya menghadirkan pandangan dari para pakar filsafat, agama, dan budaya untuk menjawab berbagai tantangan kehidupan di era Kecerdasan Buatan (AI) yang semakin masif ini,” ujarnya.

BACA JUGA

Cara Darul Falah Sukorejo Hadapi Kecerdasan Buatan

Darul Falah Sukorejo di Panggung TVRI: Adab dan Kreativitas

Fathul Kutub: Santri Darul Muttaqien Dalami Kitab Turats dengan Teknologi

Pondok Pesantren Syafa’atul Qur’an Jember Dorong Pemanfaatan Media Sosial

DAS Jadi Ruang Tumbuh Santri Darrurohmah Cirebon

Dalam paparannya, Prof Robby menyampaikan beberapa refleksi filosofis yang tajam mengenai hubungan manusia dan Akal Imitasi (AI). Menurutnya, pemahaman masyarakat tentang risiko AI seringkali keliru. Dekan FUPI UIN Sunan Kalijaga tersebut menegaskan bahwa AI memecahkan masalah dengan cara yang “asing” bagi manusia.

“Ini bukan kecerdasan manusia. AI ibarat alien, ia asing tidak kita kenal tiba-tiba saja masuk dalam kehidupan kita dan kita begitu dekat dan akrab dengannya” katanya. Ia mencontohkan kemenangan AlphaGo atas juara dunia Go dengan strategi yang tidak pernah terpikirkan oleh manusia. “Kita menciptakan sesuatu yang tidak sepenuhnya kita pahami, tidak dapat dikontrol dan suatu ketika tidak dapat kita kendalikan,” tambahnya.



Dekan FUPI UIN Sunan Kalijaga ini juga menyoroti bahwa risiko terbesar bukanlah pemberontakan AI seperti dalam fiksi ilmiah, melainkan kepatuhan manusia yang berlebihan terhadapnya. Sehingga kita akan menjadi sangat tergantung terhadapnya.

“Risiko terbesar yang perlu dicermati sejak dini adalah bahwa di satu sisi AI dapat memberontak kepada penciptanya (manusia), karena akan menjadi lebih canggih dalam bentuk super intelligence AI dan berjalan sendiri untuk membaca dan mengambil keputusan, dan di sisi lain kita sebagai manusia terlalu patuh kepadanya, bahkan sangat bergantung.

Kita berisiko menyerahkan kapasitas esensial kita membereskan desain masa depan, karir dan persoalan agama kepada AI demi kenyamanan dan solusi yang cepat.” Pergeseran ini, lanjutnya, mengubah posisi manusia dari agen atau subjek menjadi objek yang dikelola oleh algoritma. Manusia mulai berpikir dan bertindak seperti mesin, tiba-tiba kehilangan empati dan ingin cepat menyelesaikan sesuatu tanpa menghadirkan rasa dan kedalaman makna.

Prof Robby lalu mengingatkan bahwa “Akal Imitasi” (AI) seharusnya yang melayani manusia, bukan sebaliknya. Otonomi manusia dan akal budi (reason) harus menjadi pemimpin. AI harus meningkatkan, bukan menggantikan, kemampuan kita mengambil keputusan dan berpikir kritis,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor 2 IAIN Ambon, Dr. Saidin Ernas, M.Si., yang tampil sebagai narasumber kedua, menyoroti paradoks sosial yang muncul akibat disrupsi teknologi.

Ia memaparkan bahwa teknologi telah menciptakan ironi dalam interaksi manusia. “Manusia bisa berinteraksi lintas batas dan benua dalam detik yang sama, tapi semakin kehilangan kemampuan bertegur sapa di ruang nyata,” paparnya.

Dr Saidin juga menyoroti krisis identitas yang dihadapi generasi muda. “Anak muda membentuk identitas diri dari algoritma media sosial, dari filter wajah hingga like dan followers,” ujarnya.

Lebih jauh, ia mempertanyakan pergeseran makna eksistensial manusia ketika AI mulai mengambil alih peran-peran kreatif dan emosional. “AI menulis puisi, melukis, bahkan memprediksi emosi manusia; sementara manusia sendiri kehilangan kedalaman makna eksistensialnya,” pungkas Dr Saidin.

Narasumber utama lainnya, Guru Besar Filsafat UGM, Prof Dr Mukhtasyar Syamsuddin PhD of Arts, menawarkan pendekatan filosofis untuk membedah problem kemanusiaan di era digital. Ia memaparkan “Fenomenologi sebagai Metode” untuk memahami bagaimana manusia mengalami dunianya.

Prof Mukhtasyar menjelaskan bahwa fenomenologi penting untuk mengembalikan fokus pada pengalaman manusia yang otentik, yang berbeda secara fundamental dari cara kerja AI. Mengutip Edmund Husserl, ia menekankan bahwa kesadaran manusia selalu bersifat intensional, yakni selalu ”tentang sesuatu”.

Ini berbeda dengan AI yang mengolah data tanpa memiliki kesadaran atau intensionalitas. Merujuk pada Martin Heidegger, ia menyebut bahwa pengalaman religius adalah bentuk otentik manusia ‘”being-in-the-world” (berada-di-dalam-dunia). Ia juga menyoroti pandangan Maurice Merleau-Ponty bahwa “tubuh sebagai pusat pengalaman spiritual”.

“Pendekatan fenomenologi ini menegaskan bahwa aspek-aspek esensial kemanusiaan—seperti kesadaran, pengalaman religius, dan keterikatan pada tubuh— merupakan sesuatu yang tidak dimiliki oleh AI dan tidak dapat direplikasi oleh algoritma,” simpul Prof Mukhtasyar. [Edithya Miranti]

Tags: AFI FUD IAIN AmbonDisrupsi TeknologiDr Ismail TuananyDr Saidin Ernas MSiProf Dr H Robby Habiba Abror MHumProf Mukhtasyar Syamsuddin PhD of Arts
Share9Tweet6Send
Previous Post

FMAG Surabaya Hadiri Launching Komunitas Masjid Berdaya Indonesia

Next Post

Komunitas One Day One Juz Siap Gelar Tabligh Akbar di Masjid Istiqlal Jakarta

Edithya Miranti

Edithya Miranti

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

15 October 2026
Pondok Pesantren Syafa’atul Qur’an Jember Dorong Pemanfaatan Media Sosial

Pondok Pesantren Syafa’atul Qur’an Jember Dorong Pemanfaatan Media Sosial

12 October 2026
Gontor Maju Karena Keharmonisan & Ukhuwwah

Pesan Kiai Gontor tentang Jabatan dan Gelar (Akademik)

16 October 2026
UNIDA Gontor Gelar Ramadhan Ceria di Dusun Ngetrep

Internalisasi Keimanan Anak Usia Sekolah Dasar: Sinergi Pembinaan Keluarga dan Lingkungan Sosial

16 October 2026
Gontor Putri Kampus 3 Karangbanyu Gelar Pelatihan Bahasa ‘Lingo Zone’

Gontor Putri Kampus 3 Karangbanyu Gelar Pelatihan Bahasa ‘Lingo Zone’

13 October 2026
Kisah Hijrah Dennis Lim, Tinggalkan Dunia Judi dan Menjadi Pendakwah

Kisah Hijrah Dennis Lim, Tinggalkan Dunia Judi dan Menjadi Pendakwah

0
Tantangan Orang Tua Mendidik Anak di Era Digital

Tantangan Orang Tua Mendidik Anak di Era Digital

0
Cara Darul Falah Sukorejo Hadapi Kecerdasan Buatan

Cara Darul Falah Sukorejo Hadapi Kecerdasan Buatan

0
Darul Falah Sukorejo di Panggung TVRI: Adab dan Kreativitas

Darul Falah Sukorejo di Panggung TVRI: Adab dan Kreativitas

0
masjid si pitung

Masjid Al Alam Marunda, Saksi Sejarah Islam di Pesisir Jakarta Utara

0
Cara Darul Falah Sukorejo Hadapi Kecerdasan Buatan

Cara Darul Falah Sukorejo Hadapi Kecerdasan Buatan

18 October 2026
Tantangan Orang Tua Mendidik Anak di Era Digital

Tantangan Orang Tua Mendidik Anak di Era Digital

18 October 2026
Darul Falah Sukorejo di Panggung TVRI: Adab dan Kreativitas

Darul Falah Sukorejo di Panggung TVRI: Adab dan Kreativitas

18 October 2026
masjid si pitung

Masjid Al Alam Marunda, Saksi Sejarah Islam di Pesisir Jakarta Utara

18 October 2026
Kisah Hijrah Dennis Lim, Tinggalkan Dunia Judi dan Menjadi Pendakwah

Kisah Hijrah Dennis Lim, Tinggalkan Dunia Judi dan Menjadi Pendakwah

18 October 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result