Riyadh, Gontornews — Pemerintah Arab Saudi mengonfirmasi 15 kasus baru COVID-19 di wilayahnya, Selasa (17/3). Dengan demikian, total kasus COVID-19 di Arab Saudi mencapai 133 orang. Sejauh ini, enam orang telah pulih dari COVID-19. Sementara sisanya tetap dalam pantauan isolasi.
Sebagaimana dilansir Arab News, kasus korona terbaru meliputi dua wanita di Arab Saudi Timur: satu di Saudi dan satu Spanyol. Keduanya dikarantina di fasilitas kesehatan di Qatif dan Dhahran.
Ada pula dua pria asal Maroko diisolasi di Riyadh. Di Jeddah 5 kasus dilaporkan dari Inggris, Prancis, Swiss, Yordania dan Afghanistan. Kelimanya di fasilitas kesehatan di kota Laut Merah. Dua warga dari Turki dan Mesir dinyatakan positif mengidap virus di Mekkah.
Pada hari Ahad, kerajaan menghentikan sementara proyek pemerintah dan memerintahkan pekerja publik agar tetap tinggal di rumah untuk 16 hari ke depan. Pemerintah Arab Saudi juga memerintahkan mal, restoran, toko, coffee shop, untuk tutup sementara waktu.
Pemerintah Arab Saudi juga menghimbau warganya untuk menghubungi layanan kesehatan 937 untuk informasi terkait COVID-19.
Sebagaimana diketahui, Menteri Kesehatan Saudi, Dr Tawfiq Al-Rabiah memuji langkah Kerajaan dalam menanganani virus COVID-19. Fasilitas kesehatan yang dimiliki Arab Saudi juga dianggap mumpuni dalam menghadapi epidemi tersebut.
Menteri Al-Rabiah juga mengatakan bahwa kampanye sadar kesehatan telah dlincurkan Kerajaan. Melalui kampanye tersebut, pemerintah berharap seluruh warga mengikuti seluruh instruksi yang dikeluarkan oleh Kementerian terkait demi keselamatan mereka. [Mohamad Deny Irawan]























