El Arish, Gontornews — Pasukan keamanan Mesir menewaskan 16 tersangka pejuang bersenjata dalam dua serangan terpisah di kota Arish di Semenanjung Sinai utara, kata media pemerintah, Selasa (19/2).
Laporan itu terjadi sehari setelah ledakan di Kairo yang menewaskan tiga polisi.
Departemen Keamanan Nasional sedang memantau “dua sel teroris, yang berencana untuk melakukan serangkaian serangan terhadap instalasi vital dan tokoh-tokoh penting di kota El Arish,” menurut pernyataan Kementerian Dalam Negeri seperti dikutip Aljazeera.
Kantor berita Al Ahram yang dikelola pemerintah mengatakan, 10 tersangka pejuang tewas di distrik Obeidat dan enam lainnya tewas di distrik Abu Eita di kota itu.
Sejumlah senjata, amunisi, dan bahan peledak yang tidak diketahui jumlahnya ditemukan bersama keenamnya di Abu Eita.
Kedua belah pihak diberitakan saling tembak. Tidak disebutkan jumlah korban pasukan keamanan Mesir. [Rusdiono Mukri]






















