Riyadh, Gontornews — Pasukan koalisi Arab mulai melakukan serangan udara untuk menghancurkan senjata Houthi di sebuah kamp di ibukota Yaman, Sanaa, pada Jumat (24/12) pagi, kata aliansi tersebut dirilis Arabnews.com.
Sumber-sumber koalisi mengatakan Houthi sebelumnya diperingatkan untuk menyerahkan senjata yang disimpan di daerah berpenduduk.
Pendukung Houthi berhasil memindahkan senjata ke kamp Al-Tashreefat saat tenggat waktu semakin dekat, tetapi pasukan koalisi melihat mereka dan mengambil tindakan yang diperlukan, tweet Al-Ekhbariyah.
Koalisi menghancurkan sembilan gudang senjata di kamp tempat senjata itu dipindahkan, kata saluran berita itu.
Serangan udara itu menyusul penyitaan sejumlah besar senjata oleh Angkatan Laut AS dari kapal penangkap ikan yang diyakini menuju Yaman pada hari Senin.
Kapal, yang diyakini berlayar dari Iran, dicegat oleh patroli Angkatan Laut AS di bagian utara Laut Arab di lepas pantai Oman dan Pakistan.
Para pelaut naik ke kapal dan menemukan 1.400 senapan gaya Kalashnikov dan 226.600 butir amunisi, serta lima awak Yaman, kata Angkatan Laut AS.
Iran diyakini mendukung milisi Houthi di Yaman dalam upaya mereka untuk menguasai negara miskin di selatan Arab Saudi itu.
Sejak 2015 setelah koalisi negara-negara Arab yang dipimpin oleh Arab Saudi membantu pemerintah Yaman, Houthi tanpa henti meluncurkan serangan rudal, roket, dan pesawat tak berawak ke pusat-pusat sipil di Yaman dan Arab Saudi.[]





















