Washington, Gontornews — Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, Kamis (7/10/2021), menyambut baik ide ratifikasi kesepakatan iklim Paris 2015. Guterres bahkan meminta Ankara untuk segera mempresentasikan rencana nasionalnya untuk mengurangi dampak dari perubahan iklim.
“Saya berharap Turki dapat mempresentasikan rencana #ClimateAction nasionalnya sesegera mungkin sejalan dengan komitmennya untuk mencapai zero emission pada tahun 2053,” ungkap Guterres dalam akun twitter yang dilansir Anadolu.
Pada hari Rabu, (6/10/2021), pemerintah Turki meratifikasi kesepakatan Perjanjian Iklim Paris 2015 untuk berkontribusi pada upaya global dalam melawan perubahan iklim.
Pada tahun 2015, negara-negara yang tergabung dalam Konvensi Kerangka Kerja PBB mencapai kesepakatan untuk mencapai masa depan rendah karbon berkelanjutan. Perjanjian Iklim Paris 2015 merupakan jembatan kebijakan dan netralitas iklim sebelum akhir abad 21.
Kesepakatan ini berupaya untuk memperkuat respon global terhadap ancaman perubahan iklim dengan menghentikan suhu rata-rata global melebihi angka 2 derajat Celcius. Kesepakatan iklim Paris 2015 juga terus berupaya untuk membatasi kenaikan suhu lebih tinggi dari 1,5 derajat Celcius jika memungkinkan. [Mohamad Deny Irawan]






















