Washington DC, Gontornews – Demonstrasi anti-presiden terpilih AS, Donald Trump, tidak hanya terjadi di New York dan Chicago, tapi juga di kota-kota lain di AS. Sebut saja misalnya: Austin, Washington DC, San Francisco, Seattle, Portland, Seattle, Phoenix, Los Angeles, Richmond, El Cerrito, Oakland dan Tennessee.
seperti dirilis Al Jazeera, di Austin, ibukota Texas, sekitar 400 orang melakukan pawai melalui jalan-jalan kota, kata polisi.
Sebelumnya pada hari itu, Rabu (9/11), sekitar 1.500 siswa dan guru di California berunjukrasa di halaman SMA Berkeley sebelum berbaris menuju kampus Universitas California, Berkeley.
Sementara itu ratusan pelajar dan mahasiswa di Seattle, Phoenix, Los Angeles dan tiga kota lainnya di Bay Area: Richmond, El Cerrito dan Oakland berjalan keluar kampus sebagai protes terhadap terpilihnya Trump.
Sekitar 300 siswa SMA keturunan Latino berjalan keluar dari kelas mereka pada hari Rabu pagi di Los Angeles. Mereka berbaris menuju Balai Kota. Di sana mereka menggelar unjukrasa singkat tapi energik.
Mereka bernyanyi dengan bahasa Spanyol, “Orang-orang yang bersatu tidak akan pernah dikalahkan.”
Mereka juga meneriakkan slogan-slogan, seperti: “Tidak Mendukung Rasisme”, “Bukan Presiden Saya” dan “Imigran Membuat Amerika Kuat.”
Banyak dari para siswa peserta demonstrasi itu adalah anak-anak yang orangtuanya memasuki AS secara ilegal. Pejabat sekolah mengatakan, mereka takut dideportasi oleh pemerintahan Trump. [Rusdiono Mukri]
















