Ponorogo, Gontornews — Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor secara resmi melepas peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Tahun 2026 yang akan menjalani pengabdian di Brunei Darussalam dan Malaysia. Prosesi pelepasan berlangsung di Gedung Rektorat UNIDA Gontor pada Selasa (10/2/2026) dalam suasana khidmat dan penuh semangat.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rektor UNIDA Gontor Al-Ustadz Prof Dr KH Hamid Fahmy Zarkasyi MAEd MPhil, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Inovasi Al-Ustadz Assoc Prof Dr Abdul Hafidz bin Zaid Lc MA, serta jajaran pengurus Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) UNIDA Gontor. Kehadiran pimpinan universitas menegaskan dukungan institusi terhadap program pengabdian lintas negara yang menjadi bagian penting dari pembinaan karakter mahasiswa.
Pada tahun ini, UNIDA Gontor memberangkatkan 47 mahasiswa, dengan 18 mahasiswa ditempatkan di Malaysia dan 29 mahasiswa ditempatkan di Brunei Darussalam. Seperti dirilis unida.gontor.ac.id, selama penugasan, para peserta akan mengembangkan program-program berbasis pendidikan, sosial, keagamaan, serta pemberdayaan masyarakat. Agenda tersebut dirancang agar selaras dengan kebutuhan mitra dan konteks budaya setempat, sekaligus memperkuat keterampilan komunikasi serta kepemimpinan mahasiswa.
Dalam arahannya, sang rektor menekankan pentingnya menjaga integritas, adab, dan nama baik kampus di tengah masyarakat internasional. Peserta KKN juga diminta hadir bukan sekadar menjalankan program kerja, melainkan tampil sebagai duta dakwah, ilmu, dan akhlak.
Melalui kegiatan ini, UNIDA Gontor memperluas kontribusi globalnya sebagai Universitas Islam Terbaik yang menaruh perhatian pada kebermanfaatan umat dan kemanusiaan. Program KKN Internasional juga menjadi wahana implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat jejaring kerjasama UNIDA Gontor dengan lembaga dan komunitas luar negeri.
Pada akhir acara, seluruh rangkaian ditutup dengan doa bersama sebagai ikhtiar agar para peserta diberikan kelancaran, keselamatan, dan keberhasilan dalam menunaikan amanah. Upaya ini diharapkan semakin meneguhkan peran UNIDA Gontor sebagai Universitas Islam Terbaik yang melahirkan agen perubahan berwawasan global. [Edithya Miranti]





















