Kuala Lumpur, Gontornews – Dua wanita terduga kasus pembunuhan saudara tiri Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Kim Jong Nam, dipastikan tidak terbukti melakukan pembunuhan. Namun, Pengadilan memutuskan bahwa kedua wanita yang diketahui bernama Siti Aisyah (Warga Negara Indonesia) dan Doan Thi Huong (Warga Negara Vietnam) akan melakukan penahanan terkait dengan dugaan konspirasi pembunuhan.
Sebelumnya, Pengadilan Malaysia memutuskan bahwa pembunuhan Kim Jong Nam diduga dilakukan oleh dua orang wanita tersebut diatas dan empat orang berkewarganegaraan Korea Utara yang disebut berhasil melarikan diri dari Malaysia.
Hakim pengadilan Azmi Arifin mengungkapkan bahwa pembunuhan Kim Jong Nam merupakan bentuk konspirasi. “Konspirasi reenncana antara perempuan dan empat orang Korea Utara,” ungkap Azmi Arifin saat membacakan putusan pengadilan sebagaimana dilansir Reuters.
“Karena itu, saya harus memanggil mereka untuk mendengarkan pembelaan mereka,” tambah Hakim Azmi.
“Saya tidak dapat mengesampingkan dugaan bahwa kasus ini merupakan pembunuhan politik. Hanya saja, kami saya tidak dapat mengonfirmasi kebenaran informasi tersebut,” ujar Hakim Azmi.
Pengacara Siti Aisyah, Gooi Soon Seng, mengatakan bahwa kliennya terkejut dengan keputusan tersebut dan merasa bahwa kliennya tidak bersalah dan tidak terkait kasus pembunuhan Kim Jong Nam.
“Kami masih sangat yakin bahwa kami memiliki pembelaan yang baik,” jelas Gooi Soon Seng.
“(Keputusan) itu bukan berarti membuktikan bahwa mereka bersalah. Keputusan itu membuktikan bahwa Hakim sebagaimana dibuktikan oleh Jaksa menemukan adanya kasus prima facie,” tambah Gooi.
Senada dengan Siti Aisyah, pengacara Doan Thi Huong juga menyebut bahwa keputusan tersebut tidaklah tepat. Meski demikian, orang tua Huong, Doan Van Thanh mengaku pasrah atas keputusan tersebut.
“Saya tidak tahu harus berbuat apa. Saya hanya berharap mereka mengumumkan bahwa anak saya tidak bersahal sehingga ia dapat segera kembali ke rumah,” tutur Doan Van Thanh.
Terkait konspirasi pembunuhan yang diduga terkati dengan politik dalam negeri, Korea Utara membantah tuduhan pejabat Korea Selatan dan Amerika Serikat yang menyebut rezim Kim Jong Un sebagai dalang dibalik pembunuhan Kim Jong Nam. [Mohamad Deny Irawan]




















