Surabaya, Gontornews — Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Pondok Modern (PP IKPM) Gontor pada Ahad (19/04/2026) menghadiri Pelantikan Pengurus Baru Pimpinan Cabang Ikatan Keluarga Pondok Modern (PC IKPM) Gontor Surabaya periode 2026–2031. Acara ini pun menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi serta memperkuat peran alumni Pondok Modern Darussalam Gontor dalam berkontribusi bagi masyarakat.
Berlangsung dengan khidmat di Gedung Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya, acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pembina. Di antara tamu undangan yang hadir ialah Prof Dr H Ali Mufrodi MA, Prof Dr H M Yunus Abu Bakar MAg, dan Prof Dr Agus Arditoni MAg, yang juga merupakan guru besar UINSA. Hadir pula Ketua I PP IKPM Gontor, H Saepul Anwar MPd, Sekretaris I PP IKPM Gontor, Dr H Umar Sa’id Wijaya MPd, serta para pengurus lama dan baru.
Dalam sambutannya, Ketua PC IKPM Gontor Surabaya periode 2026–2031, Dr Hammis Syafaq Lc MFiI seperti yang dikutip ppikpm.gontor.ac.id menegaskan bahwa amanah kepengurusan harus dijalankan dengan penuh kesungguhan. Ia juga menekankan bahwa IKPM bukan sekadar organisasi, melainkan rumah bersama bagi seluruh alumni Gontor yang bersifat inklusif dan lintas generasi.
“IKPM adalah wadah yang menaungi seluruh alumni tanpa memandang golongan. Potensi alumni sangat besar, termasuk dalam bidang usaha, dan perlu dioptimalkan. Selain itu, nilai pengabdian harus terus dihidupkan dalam setiap gerak organisasi,” ujarnya.
Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua I PP IKPM Gontor, H Saepul Anwar MPd menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari proses pendidikan yang diajarkan di Pondok Modern Darussalam Gontor, yakni prinsip “Siap dipimpin dan siap memimpin”.
Ustadz Saepul juga mengutip pesan pendiri Gontor, KH Imam Zarkasyi, bahwa belajar tidak sekadar menghafal ilmu, melainkan memahami, memiliki, dan mencintai ilmu tersebut. Menurutnya, pendidikan di Gontor berorientasi pada pembentukan karakter dan mental, tidak hanya pada aspek keilmuan.
“Gontor menempatkan thaalibul ‘ilmi setara dengan mujahid. Orientasi pendidikannya bukan hanya tafaqquh fiddin, tetapi juga liyunziru qawmahum. Karena itu, yang diharapkan bukan sekadar output, tetapi outcome nyata di tengah masyarakat, yang salah satunya terwujud melalui IKPM,” jelas beliau.
Ia juga menegaskan bahwa Gontor kini bukan hanya milik pendirinya, melainkan milik umat Islam. Perkembangan IKPM pun semakin terarah dengan hadirnya berbagai forum seperti FORBIS, FORDA, dan FPAG, sebagai sarana penguatan jaringan alumni.
Di akhir acara, pembina IKPM, Dr KH Mohammad Nu’man MAg berpesan agar PC IKPM Gontor Surabaya dapat menjadi teladan bagi cabang IKPM lainnya dalam menyatukan dan memberdayakan alumni.
Kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Prof Dr H Ali Mufrodi MA sebagai bentuk harapan akan keberkahan dan kelancaran dalam menjalankan amanah kepengurusan yang baru.
Pelantikan ini pun menjadi momentum bersejarah PC IKPM Surabaya dalam menapaki babak kepengurusan baru dan menanti banyak inovasi serta kontribusi nyata alumni Gontor, khususnya di wilayah Surabaya untuk kebangkitan umat selanjutnya. Semangat bekerja dan menjalankan amanah! [Edithya Miranti]




















