Paris, Gontornews — Wanita yang menuduh Tariq Ramadan melakukan pelecehan seksual telah mengubah catatannya tentang peristiwa yang mengarah ke insiden itu. Demikian harian berbahasa Prancis, Liberation, melaporkan, Rabu (29/5).
Hend Ayari, wanita pertama dari empat penggugat yang menuduh cendekiawan Muslim itu melakukan pemerkosaan, awalnya mengatakan kepada hakim bahwa pertemuannya dengan Ramadhan terjadi pada Maret 2012 di hotel Crown Plaza di Paris’ Place de la Republique.
Kesaksian terbaru Ayari menyatakan, dia bertemu dengan Ramadan pada 26 Mei 2012, di bagian lain kota, yaitu hotel Holiday Inn dekat stasiun kereta Gare de l’Est di timur Paris.
Aktivis hak-hak perempuan berusia 41 tahun itu mengatakan, dia telah melihat semua dokumentasi, termasuk buku harian yang dia simpan yang membuatnya percaya bahwa insiden itu terjadi pada bulan Mei dan bukan Maret.
Ramadan, yang secara konsisten membantah tuduhan itu, menegaskan dia bertemu dan berbicara sebentar dengan Ayari pada 6 April 2012 saat kongres komunitas Muslim di Bourget, di pinggiran kota Paris.
Mengomentari perubahan tanggal kejadian, pengacara Ramadan, Emmanuel Marsigny, meminta pengadilan Prancis untuk bereaksi.
“Kami telah mengubah hotel, kami telah mengubah tanggal, dan segera kami akan mengubah pelaku. Ini tidak serius … Pengadilan harus membuka mata dan menyimpulkan konsekuensinya,” kata Marsigny seperti dikutip Aljazeera.
Pengungkapan ini terjadi sekitar seminggu setelah pengadilan Prancis menolak seruan Ramadan untuk pembebasan lebih awal menjelang persidangannya. Kalau pembebasan Ramadan setelah putusan pengadilan, para pengacara Ramadan mengatakan, anggapan tidak bersalah klien mereka telah “diinjak-injak”.
Para pendukung Ramadan di Prancis menyatakan, dia adalah korban kampanye kotor dan secara tidak adil menjadi sasaran karena keyakinan agamanya.
Lahir dan dibesarkan di Swiss, Tariq Ramadan kemudian menjadi salah satu sarjana Islam paling berpengaruh di Eropa.
Setelah dipuji sebagai pembaharu agama oleh media Barat, karir profesor Oxford, Tariq Ramadan, terhenti karena penangkapannya di Prancis atas tuduhan pelecehan seksual. [Rusdiono Mukri]


















