Ponorogo, Gontornews — Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) menerima kunjungan Perguruan Sumatera Thawalib Padang Panjang, Ahad 16 Oktober 2022. Kunjungan ini merupakan kunjungan balasan saat keluarga besar KH Imam Zarkasyi ke Perguruan Sumatera Thawalib beberapa waktu lalu.
Laman resmi PMDG, gontor.ac.id, merilis 12 orang tamu dari Perguruan Sumatera Thawalib hadir dan melakukan pertemuan di aula gedung Aligarh. Kedua belas orang delegasi Perguruan Tinggi Sumatera Thawalib yaitu Dr Abrar MAg (Ketua Umum Yayasan Thawalib), Irwan Natsir SSos (Sekretaris Umum Yayasan Thawalib), Dr Saiful Amin (Ketua Yayasan Thawalib), H Fauzan SAg (Bendahara Yayasan Thawalib), Fahmi SThI (Wakil Sekretaris Yayasan Thawalib), Dr H Zulkarnaini Mag (Pimpinan Perguruan Tinggi), Ajisman Lc (Kepala Sekolah Kulliyyatul Ulum El-Islamiyah Putra), Herman Siregar MAg (Kepala Sekolah Kulliyatul Ulum El-Islamiyah Putri), Chandra Yuheri (Kepala Sekolah Tsanawiyah Thawalib Putra), Putri Dewi Lc (Kepala Sekolah Tsanawiyah Thawalib Putra), Rezki Maidasmi SHI (Pengawas Asrama Putra) dan Yolanda (Pengawas Asrama Putri).
Dalam sambutannya, Pimpinan PMDG, Prof Dr KH Amal Fathullah Zarkasyi, memaparkan sekaligus menjelaskan sejarah singkat PMDG. Selain Kiai Amal, KH Akrim Mariyat juga berkenan menjelaskan sejarah pendirian pondok, proses pewakafan pondok, sistem perekonomian, filosofi, sintesa, serta hal-hal yang berkaitan dengan fungsionaris atau keluarga pondok.
Tahapan selanjutnya, Ketua Umum Yayasan Thawalib, Dr Abrar, berkenan menjelaskan awal mula kemunculan ide kurikulum pembelajaran di Perguruan Thawalib. Dr Abrar menjelaskan bahwa Perguruan Sumatera Thawalib berangkat dari surau-surau kecil yang lantas dipersatukan oleh Syekh Ibrahim Musa.
“Dulunya, Sumatera Thawalib berasal dari surau-surau tempat belajar kitab yang ada di tanah Minangkabau. Namun, datanglah Syekh Ibrahim Musa yang mempersatukan pengajian dari surau-surau tersebut. Sejak itu, bersatulah surau-surau tadi dan menamakan dii sebagai Sumatera Thawalib,” jelas Dr Abrar.
Acara ditutup dengan pemberian kenang-kenangan dari Sumatera Thawalib kepada Pimpinan PMDG, maupun sebaliknya. Selanjutnya, diadakan sesi foto bersama di depan gedung Aligarh, hingga jamuan makan siang. PMDG berharap kunjungan ini dapat memperkuat hubungan silaturahim antara kedua lembaga di masa mendatang. [Mohamad Deny Irawan]





















