Depok, Gontornews — Institut Hasyim Muzadi (IHM) pada Rabu (22/10/2025) malam sukses menyelenggarakan webinar internasional secara virtual bersama para tokoh di dalam dan luar negeri.
Kepada Gontornews.com KH Muhammad Yusron Shidqi, Direktur Eksekutif IHM menginformasikan bahwa para tokoh yang hadir seperti KH Cholil Nafis dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, lalu Direktur Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Ani Nigeriawati, Denny Lesmana selaku Konsul Jenderal RI untuk Dubai, Uni Emirat Arab, dan Farhan Abdul Majid sebagai Dosen Ilmu Hubungan Internasional Universitas Islam Indonesia (UII).
Pada kegiatan yang dimoderatori oleh Farid Mubarok selaku Executive Team IHM tersebut, KH Yusron menyampaikan Lima Poin Rekomendasi di Hari Santri Nasional, sebagai berikut:
Pertama, santri harus menjadi kekuatan dalam percaturan bangsa, bukan hanya pelanjut tradisi pesantren.
Kedua, santri harus meningkatkan intelektualitas dan profesionalisme yang didukung dengan skill terapan yang relevan dengan zaman.
Ketiga, pesantren perlu membaca kebutuhan dunia dan menjadi bagian dari solusi.
Keempat, pesantren perlu menjadi katalis Islam, profesionalisme, serta tingkah laku yang etis dan bermoral.
Kelima, pesantren perlu memiliki visi global dalam menciptakan sumber daya manusia yang mempunyai daya saing level internasional.
Kegiatan webinar dibuka oleh Ani Nigeriawati (Kemenlu RI) serta KH Cholil Nafis yang juga merupakan Chairman Institut Hasyim Muzadi. Acara lalu dilanjutkan dengan Keynote Speech sebagai pemantik dalam diskusi oleh Direktur IHM, KH Yusron, dan semakin dihangatkan dengan pemaparan kedua narasumber yakni Denny Lesmana (Konsul Jenderal RI di Dubai) dan Farhan Abdul Majiid (Dosen Ilmu Hubungan Internasional UII).
“Jika setiap orang Indonesia diplomat, maka setiap santri duta Islam dan duta Indonesia sekaligus,” tutup KH Yusron Shidqi. [Edithya Miranti]






















