pesanan-majalah-edisi-khusus
32 °c
Pecenongan
Sun
Mon
Saturday, 12 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Pilpres 2024, Siapa Penantang Anies?

Tony Rosyid, Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

M Khaerul Muttaqien by M Khaerul Muttaqien
3 July 2019
in Kolom
0
Jaga Ibukota, Anies Siaga 24 Jam

Pilpres 2024 adalah eranya anak muda. Usia kisaran 50 tahun. Kurang atau lebih sedikit. Generasi tua sudah saatnya udzur diri dan menikmati pensiun. Jokowi, terkena aturan tak akan bisa calon lagi. Kalau aturannya diubah? Presiden seumur hidup misalnya? Pasti akan menghadirkan gelombang besar perlawanan dari rakyat. Prabowo? Kemungkinan tak akan lagi nyapres karena faktor usia. Selain juga karena faktor trauma kegagalan. Sudah dua kali.

Survei Indobarometer dan LSI Denny JA 2019 menempatkan Anies Baswedan, Gubernur DKI sebagai tokoh yang paling potensial jadi Capres 2024. Lalu, siapa lawan yang kemungkinan akan diajukan untuk menghadapi Anies?

Ada Ridwan Kamil (RK). Gubernur Jawa Barat ini sempat cemerlang namanya saat menjadi walikota Bandung. Namun akhir-akhir ini namanya meredup. Netizen Jawa Barat malah seloroh ingin tuker gubernur. Maksudnya? Mereka minta Anies jadi gubernur Jawa Barat. Ah, ada-ada aja.

Ada dua syarat jika RK ingin ikut kontestasi di pilpres 2024. Pertama, butuh keberanian untuk bersikap tegas terhadap proyek Meikarta. Selama ini, isu Meikarta buruk di mata rakyat. Dan ini akan jadi beban citra bagi RK. Beranikah RK tegas soal Meikarta yang selama ini bermasalah ijin dan proses pembangunannya itu? Beranikah RK melawan kepentingan Lippo dan James Riady yang dikenal cukup dekat dengan dirinya? Keberanian Anies menutup reklamasi hanya bisa diimbangi gaungnya jika RK berani menutup Meikarta. Ah, gak mungkin. Mosok?

BACA JUGA

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

Nyali Kemandirian ala Pesantren

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak: Dari Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri untuk Mewujudkan Indonesia Emas yang Berkeadaban 2045

Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

Kedua, RK mesti membuktikan prestasinya di Jawa Barat. Setidaknya mampu bersaing dengan capaian prestasi yang selama ini diraih DKI. Kalau tidak? Berat bro!

Selain RK, ada Risma. Walikota Surabaya dua periode ini namanya moncer. Bersih dan berani. Bahkan setengah galak. Tapi rakyat senang dengan sikapnya yang sedikit galak itu. Karena, semua itu dilakukan dengan jujur dan nyaris tanpa masalah. Beda dengan marah-marah, tapi nyolong. Terindikasi koruptor. Emang ada? Ah, pura-pura pilun lo.

Hanya saja, pertama, Risma cuma punya pengalaman sebagai walikota. Masih jauh dari kompetensi yang dibutuhkan untuk seorang presiden. Kedua, hubungan Risma dengan PDIP, terutama ketua umumnya, tak begitu dekat. Tepatnya, tak terlalu harmonis. Persoalan psikologis, khususnya antarperempuan, tetap akan berpengaruh terhadap keputusan politik. Mungkin Risma cocok jadi cawapres. Itupun jika dapat restu dari ketua umum PDIP. Sepertinya berat. Karena Mega punya Puan Maharani, putri andalannya yang juga berpotensi maju di 2024.

Puan Maharani isunya lagi digadang-gadang jadi ketua DPR RI periode 2019-2024. Pilpres 2024, Menko bidang PMK ini punya tiket untuk maju, yaitu PDIP. Partai yang saat ini jadi top skor dengan suara 19 persen. Hanya saja, Puan belum tampak menonjol prestasinya. Belum ada yang spektakuler dari putri ketua umum PDIP ini. Masih biasa-biasa saja. Emang Pak Jokowi spektakuler? Oh iya! Jelas! Terutama ketika membawa mobil Esemka ke Jakarta. Soal diproduksi tidaknya, itu urusan belakang. Yang penting, spektakuler dulu. Ini berkaitan dengan branding dan iklan politik.

Tokoh lain yang cukup dikenal adalah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Putra mahkota Demokrat ini mulai dikenal sejak nyagub di DKI 2017. Sayang gagal. Namanya makin buruk ketika ia bermanuver untuk membangun koalisi dengan istana sebelum tahapan proses pemilu selesai. Dianggap tak punya integritas dan miskin komitmen. Kompetensi? Nyaris tak terbaca. Gak ada jejak pengalaman di birokrasi. Sama sekali. Pasca pilpres 2019, SBY makin sulit mempromosikan AHY. Apalagi perolehan suara Demokrat di pemilu 2019 turun drastis. Hanya sekitar tujuh persen.

Selain nama-nama populer di atas, LSI Denny JA memasukkan nama Ganjar Pranowo. Gubernur Jawa Tengah dua periode ini tak saja populer, tapi juga murah senyum. Entah berapa persen kerenyahan senyum Ganjar ini mampu menyumbang suara ketika Pilgub Jawa Tengah 2018 kemarin. Tak dapat dipungkiri, senyum Ganjar berhasil menghipnotis rakyat Jawa Tengah yang hidup penuh dengan rasa.

Satu persolan yang dihadapi Ganjar, dan ini serius. Apa itu? Kasus e-KTP telah ikut mempopulerkan namanya. Terlibat atau tidak, proses hukum kasus ini belum tuntas. Artinya, isu e-KTP akan menjadi beban bagi Ganjar untuk mendapat simpati rakyat. Bahkan kemenangannya di Pilgub Jawa Tengah untuk yang kedua kalinya disinyalir banyak dikatrol oleh Taj Yasin. Putra kiai kharismatik dan berpengaruh di Jawa Tengah, yaitu KH Maemoen Zubair. Taj Yasin dianggap telah menyelamatkan Ganjar. Tanpa Taj Yasin, sulit membayangkan Ganjar bisa melanjutkan kepemimpinannya untuk periode kedua.

Lalu, kenapa Ganjar Pranowo bisa masuk radar LSI Denny JA? Jika ukurannya popularitas, itu masuk akal. Ada ukuran penilaian yang lain? Tanya Denny JA saja. Panggung belakang itu urusan privat. Apalagi kalau sudah menyangkut iklan dan proposal, orang lain tak perlu tahu. Publik cukup masa bodoh aja.

Ahok? Masanya sudah lewat. Bukan soal usia. Kalau usia, Ahok masih relatif muda. Hanya saja, vonis dua tahun penjara karena kasus penistaan agama jadi masalah serius. Apalagi, Indonesia mayoritas pemilihnya beragama Islam. Dan yang dinoda dalam kasus Ahok adalah Islam. Belum lagi problem perceraian Ahok dengan istri pertamanya yang sempat membuat kaum feminis dan pemerhati gender sewot. Kalau dipaksakan, potensi kegaduhan diprediksi akan jauh lebih dahsyat dari pilpres 2019. Kendati ada TV swasta yang coba branding dan mulai angkat lagi nama Ahok. Kendati juga adanya faktor kekuatan logistik di belakangnya. Tetap berat! Istana belum tentu juga mendukung. Dan Ahok, end!

Siapapun yang akan maju menantang Anies di pilpres 2024, pasti akan seru. Seseru apapun, rakyat berharap tak ada petugas KPPS yang meninggal. Kasihan istri dan anak mereka! Dan tak perlu juga ada demo yang mengorbankan rakyat tak berdosa. Pilpres jujur, adil dan tak ada kecurangan. Tak ada yang terintimidasi dan tersandera. Siapapun kontestan dan pemenangnya, kalau pilpresnya bener, maka akan lahir pemimpin yang bener.

Tags: 2024PenantangPilpres
Share27Tweet17Send
Previous Post

Muslim Mindanao Belajar Pengelolaan Zakat ke Aceh

Next Post

Libya: Serangan Udara di Pusat Penahanan Migran, 40 Tewas

M Khaerul Muttaqien

M Khaerul Muttaqien

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

6 September 2026
Lulus Tahsin, 60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Naik Level ke Program Tahfizh

Lulus Tahsin, 60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Naik Level ke Program Tahfizh

6 September 2026
60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Ikuti Haflah Tilawatil Qur’an Ke-5

60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Ikuti Haflah Tilawatil Qur’an Ke-5

5 September 2026
Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

9 September 2026
YMI Peduli Wakafkan 100 Sepeda kepada Gontor

YMI Peduli Wakafkan 100 Sepeda kepada Gontor

3 September 2026

Gontor Pelopor Penulisan Al-Qur’an

0
Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

0
Penutupan Festival Kaligrafi Internasional Hadirkan Tokoh Mancanegara

Penutupan Festival Kaligrafi Internasional Hadirkan Tokoh Mancanegara

0
Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

0
Festival Kaligrafi Internasional 100 Tahun Gontor Resmi Dibuka

Festival Kaligrafi Internasional 100 Tahun Gontor Resmi Dibuka

0

Gontor Pelopor Penulisan Al-Qur’an

12 September 2026
Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

11 September 2026
Penutupan Festival Kaligrafi Internasional Hadirkan Tokoh Mancanegara

Penutupan Festival Kaligrafi Internasional Hadirkan Tokoh Mancanegara

11 September 2026
Festival Kaligrafi Internasional 100 Tahun Gontor Resmi Dibuka

Festival Kaligrafi Internasional 100 Tahun Gontor Resmi Dibuka

9 September 2026
Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

9 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
â–²
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result