Singapura, Gontornews — Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat Mike Pompeo berharap pada hari Sabtu (4/8), pendeta Andrew Brunson yang ditahan di Turki akan segera dibebaskan dalam beberapa hari mendatang setelah AS memberi sanksi kepada dua menteri Turki.
Pompeo dan rekannya dari Turki, Mevlut Cavusoglu, bertemu di Singapura pada hari Jumat untuk membahas pembebasan pendeta Kristen Evangelis Kristen yang ditangkap itu.
Dia ditangkap pada Desember 2016 atas tuduhan spionase dan “melakukan kejahatan atas nama kelompok teror meski tidak menjadi anggota” pasca percobaan kudeta yang gagal di Turki. Brunson membantah tuduhan itu. Dia menghadapi ancaman penjara 35 tahun penjara jika terbukti bersalah.
“Saya memiliki percakapan konstruktif dengan rekan saya kemarin,” kata Pompeo kepada wartawan seperti dikutip Aljazeera.
“Pendeta Brunson akan segera bebas dan diizinkan untuk kembali ke Amerika Serikat, dan orang lain yang ditahan oleh Turki juga akan dibebaskan.”
“Saya berharap dalam beberapa hari mendatang kita akan melihat itu terjadi.”
Amerika Serikat juga sedang berupaya membebaskan tiga staf kedutaan yang dipekerjakan di Turki. [Rusdiono Mukri]


















