Paris, Gontornews β Mantan Presiden Prancis, Jacques Chirac, meninggal dunia pada usia 86 tahun, Kamis, 26 September.
Presiden Prancis dua periode itu merupakan pemimpin pertama yang mengakui peran Prancis dalam Holocaust dan yang secara lantang menentang invasi AS ke Irak pada tahun 2003.
Presiden Emmanuel Macron memberikan penghormatan terakhir kepada pendahulunya itu dalam pidato yang disiarkan secara nasional di televisi. Dia menyebut Chirac sebagai seorang negarawan βyang kita cintai seperti dia mencintai kitaβ.
“Kami mengingat malam ini dengan emosi dan kasih sayang atas kepergiannya. Kepribadiannya, bakat dan martabat yang ia miliki, kesederhanaan dan keagungan, cinta tanah air dan keterbukaan terhadap universal,” kata Macron.
Prancis berkabung. Banyak orang berbaris memasuki istana presiden Elysee untuk mengucapkan belasungkawa.
βChirac meninggal dengan tenang di antara orang-orang yang dicintainya,” kata menantunya, Frederic Salat-Baroux, kepada The Associated Press.
Namun dia tidak menyebutkan penyebab kematian Chirac. Kesehatan Chirac menurun sejak meninggalkan jabatannya pada 2007. [RM]





















