Jakarta, Gontornews — Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi mendapatkan suntikan dosis pertama vaksin Covid-19 buatan Sinovac, Rabu (13/1/2021) pagi. Dalam prosesnya, Jokowi mengikuti empat tahapan prosedur penyuntikan vaksin Covid-19 dosis pertama.
Empat tahapan prosedur yang Jokowi ikuti yaitu: 1) tahapan pendaftaran dan verifikasi data; 2) tahapan pengecekan suku dan tekanan darah; 3) tahapan penyuntikan vaksin, dan; 4) tahapan pencatatan. Untuk tahap keempat, Jokowi dan penerima vaksin yang hadir harus menunggu selama 30 menit untuk mengantisipasi apabila terjadi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi atau KIPI.
Dalam vaksinasi kali ini, dokter kepresidenan Prof dr Abdul Muthalib berkenan sebagai vaksinator Presiden Jokowi.
โBaru saja saya tadi bersama-sama dengan perwakilan dari bidang kesehatan, perwakilan agama, perwakilan pedagang pasar, perwakilan pengusaha, perwakilan buruh, perwakilan guru, dan perwakilan tenaga kesehatan telah melakukan vaksinasi,โ kata Jokowi sebagaimana dilansir laman Sekretariat Kabinet.
โSetelah kita melakukan vaksinasi perdana ini, nanti akan terus dilanjutkan vaksinasi di seluruh provinsi, kabupaten dan kota di seluruh Tanah Air,โ imbuhnya.
Jokowi menambahkan bahwa vaksinasi dapat dilakukan setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan izin penggunaan darurat, Emergency Use Authorization (EUA), dan fatwa halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).
โKami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,โ tegas Jokowi.
Bagi Indonesia, sambung Jokowi, vaksinasi merupakan upaya penting bagi negara untuk keluar dari situasi pandemi Covid-19. Ia pun berharap vaksinasi Covid-19 dapat memberikan perlindungan kesehatan bagi warga serta membantu proses pemulihan ekonomi pascapandemi.
โVaksinasi Covid-19 ini penting kita lakukan untuk memutus rantai penularan virus korona ini dan memberikan perlindungan kesehatan kepada kita dan keselamatan, keamanan bagi kita semuanya, masyarakat Indonesia dan membantu percepatan proses pemulihan ekonomi,โ paparnya.
โMeskipun telah dilaksanakan vaksinasi, saya ingin mengingatkan kembali tentang pentingnya disiplin terhadap protokol kesehatan. Ini tetap harus terus kita lakukan, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan,โ tutupnya. [Mohamad Deny Irawan]





















