Mexico City, Gontornews — Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto menjadi sorotan dunia lantaran ketahuan memiliki karya ilmiyah hasil plagiat. Enrique menjiplak hampir sepertiga dari tesis hukum tahun 1991. Mencuatnya kasus ini terungkap dari sebuah laporan yang diterbitkan oleh salah satu jurnalis investigatif di Meksiko pada Ahad lalu.
Dilansir dari reuters, Ahad (21/8), karya ilmiyah berjudul ‘Meksiko Presidensialisme dan Alvaro Obregon, 28,9 persennya ditemukan menjiplak. Kasus ini menjadi pukulan besar bagi reputasi Pena Nieto, yang dalam beberapa jajak selalu berada pada posisi terendah atas persepsinya dalam membasmi kejahatan dan korupsi. Hal ini juga memengaruhi keberadaan Partai Revolusi Institusional (PRI) yang dinilai gagal memiliki kader yang bersih.
Tuduhan mengenai penjiplakan karya ilmiyah ini segera dtanggapi juru bicara pemerintah Eduardo Sanchez. Dia menegaskan bahwa Pena Nieto penjiplakan itu hanyalah sebuah kesalahan gaya kepenulisan. Menurutnya, orang nomor satu di Meksiko tersebut telag memenuhi semua persyaratan yang dibutuhkan untuk lulus sebagai pengacara dari Panamerican University.
Untuk diketahui, pada 2014, nama Nieto tercemar lantaran terungkapnya skandal pembangunan rumah mewah yang melibatkan istrinya, Angelica Rivera Hurtado dan terlibat tender kontraktor pemerintah. Adanya beberapa temuan ini semakin menyudutkan politisi muda yang lahir pada 20 Juli 1991 ini. [Ahmad Muhajir/DJ]



















