Kyiv, Gontornews — Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan dalam pidato video malam pada hari Rabu (26/10) bahwa pasukan Ukraina telah bertahan melawan serangan Rusia, terutama di beberapa bagian Donbas.
“Situasi di garis depan tidak berubah secara signifikan,” katanya dikutip dw.com.
“Pertempuran paling sengit ada di wilayah Donetsk, menuju [kota] Bakhmut dan Avdiyivka,” papar Zelenskyy.
Dia menambahkan bahwa pasukan Rusia terus berusaha untuk merebut kota kunci Bakhmut, tetapi tidak berhasil.
“Di sinilah kegilaan komando Rusia paling jelas. Hari demi hari, selama berbulan-bulan, mereka mendorong orang-orang menuju kematiannya di sana, memusatkan serangan artileri tingkat tertinggi,” kata presiden.
Adapun sisa garis depan, Zelenskyy tidak memberikan rincian.
“Kami memperkuat posisi kami di seluruh garis depan, mengurangi kemampuan penjajah, menghancurkan logistik mereka, dan mempersiapkan kabar baik untuk Ukraina,” lanjutnya.[]





















