Ponorogo, Gontornews — Puluhan jurnalis alumni Gontor akan hadir meramaikan Malam Literasi Santri (MLS) Gontor pada 1 Februari 2019.
Menurut Ketua Panitia MLS, Husein Sanusi, malam literasi santri adalah
kegiatan yang mengulang kaji tentang
berbagai pendidikan literasi yang kita
peroleh dari Gontor. “Menjadikan pe-
san-pesan para Kiai dan Ustaz sebagai
modal utama menghadapi era digital
yang penuh kesimpang siuran informasi,” ungkapnya.
Pondok Modern Darussalam Gontor te-
lah memiliki tradisi Literasi yang kuat
jauh hari sebelum Republik Indonesia
berdiri. Hal ini bisa dilacak lewat karya-
karya buku yang ditulis para pendiri Pondok Modern Gontor semisal buku Pedoman Tulis Menulis dan Jurnalistik karya
KH Zaenuddin Fananie serta beberapa
buku yang pernah ditulis oleh KH Imam
Zarkasyi.
Dijelaskan, perjalanan panjang Literasi
di Pondok Modern Darussalam Gontor adalah Perjalanan Panjang Peradaban
Kolektif “The Long Collective
Civilizational Journey”. Literasi Darussalam adalah kerja peradaban yang beraspek pencerahan, perdamaian, persaudaraan dan kemandirian.
Literasi yang beralas Islamic World
View dan Panca Jiwa Pondok. Dalam
kebersamaan antar marhalah, Literasi
Darussalam akan merupakan “The long
enlightening civilizational journey”.
Pendidikan literasi di Pondok Modern
Gontor tidak hanya diberikan di kelas na-
mun juga di luar kelas, bahkan porsinya
justru lebih banyak di luar kelas. Gon-
tor menyadarkan kita bahwa salah satu
syarat kemajuan bangsa adalah kekuatan
literasi warganya.
Karena itu, tambah Husen, banyak karya tulis lahir dari alumnus Gontor bukan semata karena yang bersangkutan berpendidikan tinggi, namun karena penulisnya berjiwa ikhlas.
“Keikhlasan itulah yang melahirkan karya besar, dan keikhlasan itu kita peroleh dari Gontor,” tegasnya.
Di era kekinian Pondok Modern Gontor
juga telah banyak melahirkan banyak
penulis, jurnalis bahkan sastrawan. Ini
tak bisa dilepaskan dengan adanya klub
belajar tulis menulis yang disediakan di
Pondok Modern Gontor lewat Darus-
salam Post, ITQAN dan FP2WS. Pondok
Modern Gontor juga mengembangkan
beberapa media penyiaran seperti radio
Suara Gontor, Gontor TV, Majalah Gontor
dan beberapa media lainnya.
Meninggalnya Ustadz Nashrullah Zaenul
Muttaqin (Pak Atul) pada 28 Desember
2018 diakui telah menimbulkan duka mendalam bagi seluruh alumnus dan pegiat literasi alumnus Gontor. Pak Atul selama ini lebih dikenal sebagai ahli atau satu-satunya pakar Bahasa Indonesia yang dimiliki Pondok Modern Gontor.
Berikut Acara MLS 2019Kamis, 31 Januari 2018 (Sore)
Check in
Acara santai Takziah ke makam Trimurti dan
Pak Atul
Jumat, 1 Februari 2019, pukul 08.00-11.00
di Auditorium UNIDA
Pembelajaran Literasi di Gontor dan
Pengaruhnya di Dunia Akademik | oleh Prof.
DR. Habib Chierzin
Literasi Untuk Pengembangan Pemikiran
Islam | oleh DR. Hamid Fahmi Zarkasyi
Kekuatan Literasi Dalam Diplomasi Antar
Bangsa | oleh Aji Surya
Pentingnya Literasi dan Publikasi Pesantren |
oleh KH. Anang Rikza Masyhadi
Moderator Husein Sanusi
Jumat, 1 Februari 2019, pukul 14.00-16.00
di Auditorium UNIDA
Dari Karya Sastra ke Layar Lebar | oleh
Ahmad Fuadi
Literasi Turots dan Tantangan Percetakan
Buku di Era Digital | oleh Luqman Hakim Arifin
Literasi Jurnalistik Khas Kyai Gontor | oleh
Wiyanto Suud
Literasi Dalam Ber-Sosial Media | oleh
Iskandar Zulkarnaen dan Hariqo Wibawa Satria
Literasi Kuat Melahirkan Motivator Hebat | oleh AN Ubaedy dan Akbar Zaenuddin
Dewi Yuhana
Jumat, 1 Februari 2019, pukul 19.00-Selesai
di Auditorium UNIDA
Sambutan Pimpinan Pondok Modern Gontor, KH Hasan Abdullah Sahal
Pembacaan Puisi Hasib Amrullah dan Khairul Imam
Orasi Literasi Kebangsaan
oleh DR. Yudi Latif
Deklarasi Komunitas Jurnalis dan Penulis
Alumni Gontor
Sabtu, 2 Februari 2019 Sayonara
[DJ]





















