London, Gontornews — Sedikitnya 37 orang, termasuk puluhan warga sipil, tewas oleh serangan para pejuang ISIS yang menargetkan sepanjang perbatasan timur laut Suriah dengan Irak.
Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) yang berbasis di Inggris mengatakan, lima pembom bunuh diri meledakkan bahan peledak sebelum fajar pada hari Selasa (2/5) di Rajm al-Salibi, sebuah desa di Provinsi Hasaka yang merupakan tempat penampungan sementara ratusan orang terlantar.
Ledakan tersebut diikuti oleh pertempuran senjata antara ISIS dengan pejuang Kurdi dari Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung AS di sebuah pos pemeriksaan di dekatnya, menyebabkan puluhan orang terluka.
“Area tempat terjadinya serangan merupakan tempat penampungan banyak pengungsi yang melarikan diri dari kekerasan di Irak,” kata Kepala Observatorium, Rami Abdel Rahman, sebagaimana dikutip Aljazeera, Rabu (3/5).
Ia menambahkan, para penyerang tersebut mungkin berasal dari Irak.
Observatorium memantau konflik Suriah melalui jaringan informan langsung di lapangan. [Rusdiono Mukri]





















