Beirut, Gontornews —Β Menteri Luar Negeri Qatar pada hari Selasa mengatakan, negaranya siap untuk membantu ekonomi Lebanon yang goyah, jika para politisi yang terbelah di negara itu menyetujui pemerintahan baru.
“Di bawah kebijakan kami, kami hanya memberikan bantuan keuangan melalui proyek-proyek ekonomi yang akan membantu memperbaiki perekonomian negara,” kata Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani saat berkunjung ke Beirut.
βTapi, ini menuntut adanya pemerintah independen untuk bekerjasama,” katanya pada konferensi pers setelah bertemu dengan Presiden Lebanon.
“Segera setelah pemerintah terbentuk, Qatar akan siap untuk mempelajari semua opsi dan baru kemudian membahas program ekonomi yang komprehensif untuk mendukung Lebanon,” katanya dikutip Arabnews.com.
Lebanon mengalami krisis ekonomi terburuk dalam beberapa dekade dan sangat membutuhkan bantuan internasional, tapi para donor telah mengondisikan bantuan keuangan pada Kabinet independen yang memberlakukan reformasi besar-besaran.
Para politisi Lebanon telah gagal menyetujui pemerintahan baru sejak Kabinet sebelumnya lengser setelah ledakan dahsyat pada 4 Agustus di Pelabuhan Beirut yang menewaskan lebih dari 200 orang dan menghancurkan sebagian besar kota.
Dua kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke negara itu gagal menyatukan berbagai pihak.
Politisi Sunni, Saad Hariri, yang kembali sebagai perdana menteri pada Oktober setelah mengundurkan diri hampir setahun sebelumnya, telah berjuang untuk membentuk cabinet yang mengakomodasi semua pihak. []






















