Depok, Gontornews — Sekolah Tinggi Kulliyatul Qur’an Al-Hikam Depok, Jawa Barat, tahun ini kembali menetaskan para sarjana penghafal al-Qur’an. Digelar pada Sabtu (5/9/2024) dan mengangkat tema besar “Mewujudkan Generasi Qur’ani yang Adaptif, Unggul, dan Berdaya Saing untuk Indonesia Emas”, acara ini pun tak henti menarik haru dan bangga dari para peserta dan tamu undangan.
Kepada Gontornews.com, Ustadz Syauqu Habibie, guru setempat menjelaskan, “Acara Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke-9 STKQ Depok ini dimulai jam 08.30 WIB dan menghadirkan Dr KH Ahsin Sakho Muhammad Lc MA, Pengasuh Pondok Pesantren Dar Al-Qur’an, Kebon Baru, dalam Orasi Ilmiah.”
Pada orasinya, KH Ahsin Sakho mengatakan, “Sekarang ini banyak dari masyarakat dunia yang berada pada kekosongan spiritual, namun apa yang mereka dapatkan dari tempat ibadah mereka tidak ada, hingga akhirnya mencari sendiri dengan berbagai cara.”
Menurutnya, saat ini ada ajakan-ajakan dari non-Muslim untuk melakukan perubahan-perubahan di dalam hukum Islam dan hal itu sekarang sudah masuk ke dalam agenda Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Bisa jadi, karena mereka ketakutan dengan menyebarnya agama Islam di daratan Eropa yang diperkirakan abad ke depan berpihak ke Islam.
“Mereka ingin terus menghancurkan agama Islam di antaranya dengan menciptakan phobia Islam, gerakan terorisme, dan lainnya. Semua guna mencoreng wajah Islam dan ini cara yang sangat licik,” ujarnya.
Kiai Ahsin Sakho berharap Pesantren Al-Hikam dapat meluncurkan sarjana-sarjana yang mampu memberikan kehebatan al-Qur’anul Karim. “Sehingga akhirnya dari sini muncul sarjana-sarjana yang mempunyai keahlian dari bermacam bidang, hingga muncul sarjana-sarjana pada kelas internasional,” tutupnya.
Digelar di selasar Masjid Al-Hikam Depok, acara yang juga mengundang sejumlah wali santri dan tokoh itu pun selain meresmikan para wisudawan juga turut mengokohkan para santri baru Pesantren Mahasiswa Al-Hikam Depok. [Edithya Miranti]




















