pesanan-majalah-edisi-khusus
31 °c
Pecenongan
Sat
Sun
Friday, 14 August, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Muamalah Ekonomi

Rasio Utang Naik Terus, PKS: Tatakelola Utang Pemerintah Tak Efektif

Dedi Junaedi by Dedi Junaedi
1 January 2022
in Ekonomi
0
Rasio Utang Naik Terus, PKS: Tatakelola Utang Pemerintah Tak Efektif

BACA JUGA

KUII Ke-8: BAZNAS Komitmen Perkuat Peran Zakat untuk Pemberdayaan Mustahik

Penerbit Erlangga Raih Apresiasi Radar Surabaya Awards 2026

Sakinah Finance Dorong Literasi Keuangan Syariah bagi Generasi Muslimah di Kampus Aisyah binti Abu Bakar Bogor

BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

BAZNAS Santripreneur 2026 Siapkan Santri Jadi Pengusaha Fesyen Berdaya

Jakarta, Gontornews — Diskusi Catatan Akhir Tahun 2021 pada aspek ekonomi dan keuangan yang digelar PKS dengan tajuk “Ambisi Megaproyek dan Beban Utang Generasi: Masa Depan Ekonomi Meroket?”, Senin (27/12/2021) menghadirkan Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi dan Keuangan Anis Byarwati.
Dalam kesempatan itu, Anis mengatakan, PKS telah memberikan berbagai hal termasuk memberikan masukan-masukan kepada Pemerintah terkait pengelolaan keuangan negara. PKS juga mengingatkan kepada Pemerintah bahwa keuangan negara harus dikelola dengan baik, sebagai amanat UUD 1945 yaitu UUD 1945 Pasal 23 ayat 1.
“RAPBN harus jadi instrumen untuk mensejahterakan rakyat, jadi sumber daya pengelolaan negara itu alokasinya, penggunaanya, harus kembali kepada masyarakatnya. Dan beberapa catatan kami di PKS disampaikan baik kami di Bidang Ekonomi dan Keuangan ataupun di Komisi XI Fraksi PKS itu sering sekali memberikan masukan-masukan terutama terkait utang negara,” kata Anis.
Dia menambahakan, kita tidak bisa mengabaikan bahwa beban utang bertambah terus, dan ini artinya akan mempersempit ruang fiskal. Yang akhirnya karena harus menanggung beban utang maka akan mengurangi alokasi anggaran untuk kesejahteraan rakyat. Misalnya pada tahun 2014 rasio beban bunga utang 11,6 persen dari penerimaan perpajakan atau 8,6 persen dari keseluruhan pendapatan negara, kemudian di 2021 rasio beban bunga utang sudah 25,2 persen dari pendapatan perpajakan atau 21 persen dari total pendapatan negara. “Besarnya 373,3 triliun, uang segini harus dialokasikan untuk pembayaran beban utang. Dan kemudian kita lihat target pertumbuhan ekonomi itu seringkali tidak tercapai,” tambah Anis.
Kemudian, lanjut Anis, adanya defisit yang terus membengkak dan kemudian menjadi “ketergantungan” terhadap utang. Menurutnya, utang bukannya tidak boleh, tapi pengelolaannya harus dikelola dengan baik. Dan dia melihat pengelolaan utang negara tidak terlalu baik. Target rasio utang pemerintah pada 2022 sebesar 43,1 persen dari PDB. Dengan melihat terus naiknya rasio utang, menggambarkan bahwa kinerja Pemerintah dalam pengelolaan utang tidak efektif dan kurang inovatif.
“Jadi untuk membayar utang lama ditambah dengan rasio utang yang terus membengkak itu dengan mengambil utang baru. Harusnya kan penerimaannya yang ditambah bukan utangnya yang ditambah, kalau penerimaannya yang ditambah bukan saja untuk bayar utang tapi juga untuk mensejahterakan rakyat,” ujar anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS itu.
Kemudian, masih kata Anis, bagaimana utang untuk generasi, ini juga sudah PKS beri masukan. Bahwa beban utang lanjutnya sampai generasi yang sangat jauh. Pemerintah Indonesia menerbitkan global born, besarnya 4,3 miliar USD dalam tiga bentuk surat berharga global, ada SBN (Surat Berharga Negara) yaitu CRI 030, CRI 1050 dan CRI 0470. “Nah yang ketiga ini RI 0470 tenornya 50 tahun. Jadi jatuh temponya nanti 15 Apri 2070, dan besarannya 1 Miliar USD dengan tingkat yield-nya itu 4,5 persen.
Bayangkan nanti generasi anak cucu kita pada 2070 harus membayar jatuh tempo utang negara. Dan ini seri 50 tahun ini adalah global born yang pertama diterbitkan. Ini bukan prestasi sama sekali, kita tidak usah bangga bahwa ini berarti internasional percaya, tidak begitu. Tapi, siapa yang akan membayar pada 2070 nanti, mengingat fluktuatif seperti ini, kondisi yang dinamis, kasihan anak generasi kita harus membayar rasio beban utang selanjutnya. Dan 50 tahun ini adalah tenor terpanjang yang perlu dilakukan oleh Pemerintah Indonesia,” jelasnya.
Bahkan kalau kita lihat di Asia, tidak satupun negara di Asia yang masuk ke global born. Lamanya tenor hingga 50 tahun tentunya memiliki resiko tersendiri. Dan ini patut diketahui oleh masyarakat.
“Dan berdasarkan laporan BPK yang disampaikan pada rapat paripurna yang sempat menimbulkan kegaduhan, bahwa utang kita itu banyak sekali yang melampaui batas-batas yang normal. Misalnya rasio debt service terhadap penerimaan itu 46,77 persen ini kalau IMF rekomendasinya 25 sampai 35 persen, kita 46,77 persen jauh melampaui,” ungkapnya.
Juga rasio pembayaran bunga terhadap penerimaan ini 19,06 persen padahal IDR merekomendasikan 4,6 persen, sementara IMF merekomendasikan untuk rasio pembayaran bunga terhadap penerimaan hanya 7 sampai dengan 10 persen.
Selain itu, masih kata Anis, rasio utang terhadap penerimaan ini sebesar 369 persen melampaui rekomendasi IDR sebesar 92 sampai 150 persen. Dan ini disampaikan secara terbuka dalam rapat resmi yang dihadiri oleh anggota DPR RI dalam rapat paripurna, sebagai satu warning bahwa pemerintah harus mengelola utangnya dengan baik.
“Saya ingin bandingkan dulu bunga utang yang kita bayar, jadi kenaikan rasio utang tadi adalah beban pembayaran bunga utang semakin tinggi. Jadi efek dari kenaikan rasio tadi yang sudah melampaui batas yang diterapkan tadi itu akan mengakibatkan beban pembayaran bunga utang semakin tinggi. Jadi kalau kita lihat output APBN 2021 ini total pembayaran bunga utang dalam dan luar negeri mencapai 366,2 triliun. Ini setara dengan anggaran perlindungan sosial (perlisos) 2022, jadi anggaaran perlisos 2022 itu 333,0 triliun sedangkan pembayaran bunga utang itu 366, jadi lebih besar bayar bunga utang ketimbang perlindungan sosial. Padahal kita tahu angaran perlisos itu dibagi untuk seluruh rakyat Indonesia. Apalagi kalau kita bandingkan dengan alokasi anggaran kesehatan 2022. Di 2022 anggaran kesehatan sekitar 255,3 triliun sedangkan pembayaran bunga utang hampir dua kali lipatnya,” tuturnya.
Lebih jauh Anis mengungkapkan, kalau dilihat lagi dari sisi kemiskinan dan pengangguran diketahui bahwa covid 19 memang meluluhlantakkan semua sektor termasuk ekonomi. Sebenarnya tidak bisa disalahkan murni pandeminya, menurut Anis, tetapi bagaimana mengantisipasi ketika covid itu berlangsung. “Inikan menentukan kebijakan selanjutnya, jadi sejauh mana kecepatan dan kesigapan pemerintah dalam menghandle covid 19 itu yang nantinya akan menjadikan ekonomi akan berjalan baik atau tidak. Di awal kita semua tahu di awal memang tidak bisa dihindari kemiskinan dan pengangguran melonjak sangat tinggi,” imbuhnya.
“Kita melihat sekarang covid 19 sudah melandai, ya ini artinya ada harapan baru ekonomi akan bergerak kembali. Walaupun ada varian baru semoga Indonesia tidak sampai teralu parah terkena dampak seperti awal. Tapi ini tergantung memang sejauh mana kesigapan pemerintah dalam mengantisipasi sehingga tidak lagi bingung mana untuk kesehatan mana untuk ekonomi tapi bagaimana membuat prioritas-prioritas. Jadi catatan-catatan kita cukup banyak dan ini kita sampaikan secara resmi dan kami berikan masukan kepada Fraksi PKS DPR RI untuk disampaikan kepada Pemerintah,” pungkasnya.[DJ]

Share2Tweet1Send
Previous Post

Keputusan Menag Soal Majelis Masyayikh Dipertanyakan Tim AHWA

Next Post

Ini Tanggapan Para Kiai Ternama tentang Majelis Masyayikh

Dedi Junaedi

Dedi Junaedi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ribuan Peserta Hadiri Multaqa Ilmi Bersama Prof Abdul Somad di Al-Amien Prenduan

Ribuan Peserta Hadiri Multaqa Ilmi Bersama Prof Abdul Somad di Al-Amien Prenduan

5 August 2026
Menjaga Iman dalam Segala Situasi Kehidupan

Menjaga Iman dalam Segala Situasi Kehidupan

7 August 2026
Khotmul Qur’an Ke-18 SIT Insantama Leuwiliang: Cetak Generasi Qur’ani

Khotmul Qur’an Ke-18 SIT Insantama Leuwiliang: Cetak Generasi Qur’ani

6 August 2026
Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

15 January 2026
Peringati HUT RI Ke-81, PB JATMA ASWAJA Gelar Doa Keselamatan Bangsa di Istiqlal

Peringati HUT RI Ke-81, PB JATMA ASWAJA Gelar Doa Keselamatan Bangsa di Istiqlal

6 August 2026
Menjaga Iman dalam Segala Situasi Kehidupan

Menjaga Iman dalam Segala Situasi Kehidupan

0
saiful falah pemerhati pendidikan

Wilayah Bogor Barat Butuh Keragaman Sarjana

0
Khotmul Qur’an Ke-18 SIT Insantama Leuwiliang: Cetak Generasi Qur’ani

Khotmul Qur’an Ke-18 SIT Insantama Leuwiliang: Cetak Generasi Qur’ani

0
Peringati HUT RI Ke-81, PB JATMA ASWAJA Gelar Doa Keselamatan Bangsa di Istiqlal

Peringati HUT RI Ke-81, PB JATMA ASWAJA Gelar Doa Keselamatan Bangsa di Istiqlal

0
Ribuan Peserta Hadiri Multaqa Ilmi Bersama Prof Abdul Somad di Al-Amien Prenduan

Ribuan Peserta Hadiri Multaqa Ilmi Bersama Prof Abdul Somad di Al-Amien Prenduan

0
Menjaga Iman dalam Segala Situasi Kehidupan

Menjaga Iman dalam Segala Situasi Kehidupan

7 August 2026
saiful falah pemerhati pendidikan

Wilayah Bogor Barat Butuh Keragaman Sarjana

6 August 2026
Khotmul Qur’an Ke-18 SIT Insantama Leuwiliang: Cetak Generasi Qur’ani

Khotmul Qur’an Ke-18 SIT Insantama Leuwiliang: Cetak Generasi Qur’ani

6 August 2026
Peringati HUT RI Ke-81, PB JATMA ASWAJA Gelar Doa Keselamatan Bangsa di Istiqlal

Peringati HUT RI Ke-81, PB JATMA ASWAJA Gelar Doa Keselamatan Bangsa di Istiqlal

6 August 2026
Ribuan Peserta Hadiri Multaqa Ilmi Bersama Prof Abdul Somad di Al-Amien Prenduan

Ribuan Peserta Hadiri Multaqa Ilmi Bersama Prof Abdul Somad di Al-Amien Prenduan

5 August 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Edisi September yang akan datang.
Liputan Khusus :
1. Peta sebaran Pondok Alumni Gontor di Indonesia
2. Prospek dan Tantangan Pondok Alumni-Muadalah
3. KH Hasan Abdullah Sahal: Gontor Sebagai Inspirator Pondok Modern Yang Bersatu
4. Kipran Pondok Pesantren Alumni Gontor di Mancanegarapesan sekarang!
  • KOLEKSI EDISI KHUSUS 100 TAHUN GONTORTiga edisi istimewa telah hadir!
πŸ“– Juli 2026 – Seabad Mendidik Bangsa
πŸ“– Agustus 2026 – UNIDA Gontor Mendunia
πŸ“– September 2026 – Satu Abad, Seribu GontorJadikan ketiganya sebagai koleksi sejarah 100 Tahun Gontor di perpustakaan AndaπŸ›’ Segera pesan sebelum kehabisan!
πŸ”— https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #100tahungontor #gontor100tahun #gontornews
  • Silahkan daftar melalui link ini : https://tinyurl.com/iklan-magonatau link bisa lihat di profile
  • Batas Akhir 7 Agustus 2026
Link Pendaftaran ada di profile"Kesempatan boleh datang berkali-kali, tetapi momen 100 Tahun Gontor hanya terjadi sekali. Jangan hanya menjadi saksi sejarah. Jadilah bagian dari sejarah."
  • Sistim pendafaran otomatis akan tertutup pada tanggal 7 Agustus 2026.
  • Edisi Khusus Majalah Gontor dalam rangka 100 Tahun Gontor. Bulan Juli, Agustus dan September.
Link Pemesanan : Lihat di profile#majalahgontor #gontornews #edisikhsusumajalahgontor #100tahungontor #gontor #gontorputri
  • KHUSUS ALUMNI GONTOR πŸ“£Perkenalkan usaha Anda.
Majalah Gontor Edisi Khusus September 2026 – Spesial 100 Tahun Gontor.βœ”οΈ Perkenalkan usaha Anda kepada ribuan keluarga besar Gontor di seluruh Indonesia.
βœ”οΈ Kontribusi Rp1.500.000.
βœ”οΈ Pendaftaran hingga 7 Agustus 2026 atau kuota terpenuhi.πŸ“ https://tinyurl.com/iklan-magonπŸ“ž 0877-8707-2412 | 0813-1510-6479
  • Ada momen yang bisa diulang, ada pula yang hanya terjadi sekali dalam sejarah. Jangan lewatkan kesempatan memperkenalkan usaha Anda pada Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Link Pendaftaran :
https://tinyurl.com/daftar-umkm-mg#majalahgontor #gontornews #walisantrigontor #gontor
  • Kesempatan yang Tidak Datang Dua KaliJadilah bagian dari Edisi Khusus Majalah Gontor September 2026 dalam rangka 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Kami mengundang Wali Santri Gontor yang memiliki usaha untuk memperkenalkan produknya kepada ribuan keluarga besar Gontor di seluruh Indonesia melalui edisi koleksi yang akan menjadi bagian dari sejarah.πŸ“Œ Kontribusi seikhlasnya
πŸ“Œ Syarat: Anak masih aktif sebagai santri Gontor
πŸ“Œ Pendaftaran hanya sampai 7 Agustus 2026Kirimkan:
βœ… Logo Usaha
βœ… Foto Produk
βœ… Deskripsi Singkat
βœ… Website/Sosial Media (jika ada)πŸ“² Daftar sekarang:
https://tinyurl.com/daftar-umkm-mgπŸ“ž Informasi:
0877-8707-2412
0813-1510-6479#majalahgontor #100tahungontor #walisantri #pengusahamuslim #gontornews #pesantrengontor #gontor

Β© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
β–²
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result