Yerusalem, Gontornews–Ratusan ekstrimis Yahudi menyerbu masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsha di Yerusalem Timur, Rabu (03/04), demikian menurut seorang pejabat Palestina.
“Lebih dari 542 ekstremis Yahudi menyerbu kompleks [Al-Aqsha] itu sejak pagi,” ujar Direktur Masjid Al-Aqsa, Sheikh Omar Kiswani, dikutip dari Anadolu.
Sheikh Kiswani mengatakan para ekstrimis Yahudi menerobos masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsha melalui gerbang Al-Mugharbah di bawah perlindungan pasukan zionis Israel.
“Mereka mengunjungi kompleks itu dan melakukan ritual Talmud di dekat Dome of the Rock,” jelasnya.
Kiswani mengatakan, Kepolisian Israel membatasi masuknya pria Muslim ke kompleks Al-Aqsha dengan menyita kartu identitas mereka di gerbang masjid.
Sejak Jumat, lebih dari 2.040 ekstrimis Yahudi menyerbu masuk ke kompleks Al-Aqsha sebagai bagian dari perayaan hari raya “Passover (Pesach) Yahudi”, yang dimulai pada 30 April dan berakhir pada 7 April.
“Passover (Pesach)”, memperingati eksodus Israel dari Mesir pada masa Nabi Musa, dan dianggap sebagai salah satu hari libur terpenting dalam kalender keagamaan Yahudi.
Dalam beberapa tahun terakhir, pihak berwenang Israel telah mengizinkan para pemukim ilegal Yahudi memasuki ke kompleks Masjid Al-Aqsa – dan biasanya melalui Gerbang Magharba – dengan jumlah yang terus meningkat secara signifikan. [fathurroji]


















