10
Tonton Selengkapnya
28 °c
Pecenongan
Thu
Fri
Wednesday, 17 June, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Refleksi Maqasid Syari’ah dalam Penanganan Wabah COVID-19

Oleh Nurizal Ismail, Ketua Ikatan Alumni & Dosen Prodi Ekonomi Syariah Tazkia

Mohamad Deny Irawan by Mohamad Deny Irawan
24 April 2020
in Kolom
0
Penanganan Virus COVID-19 di Indonesia. (Foto: RRI)

Penanganan Virus COVID-19 di Indonesia. (Foto: RRI)

Saya terkejut tentang bagaimana upaya Pemerintah Malaysia dalam menanggulangi COVID-19. Berbeda dengan strategi penanganan COVID-19 di sejumlah negara yang menggunakan pendekatan ekonomi ataupun sosial budaya, Malaysia justru menggunakan pendekatan agama.

Belum lama ini, Menteri Kesehatan Malaysia, Datuk Seri Dr Dzulkefly Ahmad, mengatakan bahwa strategi penanganan COVID-19 di Malaysia merujuk pada Maqasid Syari’ah. Secara terperinci, maqasid syari’ah terdiri dari penjagaan agama, penjagaan jiwa, penjagaan keturunan, penjagaan harta hingga penjagaan akal.

Bagi penulis, Maqasid syari’ah merupakan panduan seseorang untuk mencapai kemaslahatan serta menjauhi kerusakan dalam kehidupannya. Saya pun sepakat jika COVID-19 merupakan bagian dari kerusakan yang mungkin terjadi di dunia ini. Tanpa bermaksud mengucilkan coronavirus sebagai ciptaaan Allah swt, kehadiran virus tersebut mengubah drastis kehidupan normal masyarakat dunia.

Maqasid Syariah: Pondasi, Pengembangan dan Kajian Kontemporer

Dalam perkembangannya, maqasid dibagi menjadi tiga tahapan: pondasi; perkembangan pemikiran dan kajian kontemporer. Pada tahapan pondasi, setidaknya terdapat 2 pendapat yang menjelaskan tentang siapa tokoh dibalik kajian maqasid syariah. Al-Raissouni, seorang ulama Tunisia yang merupakan penulis buku pemikiran maqasid Syariah menurut Imam Syatibi, mengatakan bahwa yang pertama menggunakan istilah maqasid syari’ah ialah al-Tirmidzi al-hakim dengan kitabnya yang berjudul Al-Salāatu wa Maqāsiduha.

BACA JUGA

Modern Itu Alatnya, Bukan Cara Berpikirnya

Berani untuk Bebas

Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

Ikhlas: Rahasia Ketangguhan Gontor

Struktur dan Kultur

Berbeda dengan Raissouni, Hammadi al-Ubaidi menyebut Ibrahim Al-Nakha’i, seorang tabi’in, lah yang pertama kali menggunakan maqasid Syari’ah. Syaikh Hammadi Al-Ubaidi mengatakan Ibrahim Al-Nakha’i menggunakan Surat al-Baqarah ayat 220 sebagai rujukannya. Pada ayat tersebut Allah berfirman: ”…katakalah: ‘Mengurus urusan mereka secara patut adalah baik, dan jika kamu bergaul dengan mereka, maka mereka adalah saudaramu; dan Allah mengetahui siapa yang membuat kerusakan dari yang mengadakan perbaikan…”

Pada tahapan perkembangan, peran Imam Juwaini al-Haramayn dalam kitabnya al-Burhan tidak terbantahkan. Kitab al–Burhan tersebut lantas disempurnakan oleh Muridnya, Imam al-Ghazali, dalam kitab Al–Mustaṣfa min ‘ilmi Usul dan Syifa al–Ghalil. Ada pula Izzuddin Abdussalam yang menulis buku Qawa’idul Ahkam. Ada pula kitab Al-Ihkam yang ditulis oleh Imam Saifuddin Al-Amidi serta Al-Furuq karya Syihabuddin Al Qarrafi.

Pada tahapan selanjutnya, kajian tentang maqasid syari’ah mendapatkan perhatian besar dari Muhammad Idris Al-Shatibi atau yang masyhur dikenal sebagai Imam Syatibi. Kala itu, Imam Syatibi menulis karyanya tentang maqasid syari’ah berjudul Al-Muwāfaqāt. Setelahnya, Ibnu ‘Asyur mengembangkan hasil pemikirannya Imam Syatibi bertajuk Maqasid Syari’ah al-Islamiyah.

Setelanya, ulama dan cendekiawan muslim dunia seperti Yusuf Qaradawi, Nejatullah Siddiqi dan Syaikh Taha Jabil Al-Wani, melanjutkan kajian maqasid syari’ah dalam bingkai kontemporer. Jangan lupakan juga peran Jasser Auda yang mempopulerkan kajian maqasid syariah di dunia Barat.

Lalu bagaimana implementasi maqasid syari’ah dalam menghadapi Covid-19 ini. Dari Penjagaan agama, bagi yang sehat kita diminta untuk lebih dekat kepada Allah Ta’ala dan meningkatkan ibadah kepada-Nya apalagi di situasi dimana kita lebih banyak di rumah (stay at home).

Kedua, dari sisi penjagaan jiwa. Ada yang mengatakan bahwa penjagaan jiwa dalam kasus covid-19 itu lebih diprioritaskan ketimbang penjagaan agama. Padahal tidak demikian. Faktanya, saat anda menjaga jiwa sebetulnya anda telah melakukan penjagaan terhadap agama. Sebut saja himbauan untuk belajar dari rumah, bekerja dari rumah dan beribadah dari rumah. Jika merujuk hadist “kullu ardin masjidun” maka seharusnya tidak ada persoalan tempat dan dimana lokasi beribadah.

Fatwa Majelis Ulama Indonesia pun jelas mengatakan hal demikian. Salah satu pertimbangan dalam fatwa tersebut adalah penggunaan kaidah ‘al-dararu yuzālu’ atau menghilangkan bahaya. Dalam hal ini, bahaya yang dimaksud adalah bahaya penularan COVID-19 yang terjadi dari manusia ke manusia.

Bagi Ibnu Qayyim Al-Jawziyah dalam karyanya Tibbu al-Nabawi menjelaskan bahwa menjaga kesehatan tubuh juga menjadi prioritas dalam penjagaan jiwa. Pun dengan konsumsi makanan-minuman serta gaya hidup untuk memastikan kita terhindar dari penularan virus mematikan tersebut.

Ketiga, dari sisi penjagaan akal. Seiring dengan himbauan #dirumahaja, mengikuti kajian-kajian webinar serta membaca buku juga sangat penting bagi kesehatan akal. Berpikiran positif juga menjadi nutrisi yang baik bagi akal. Ibnu Taimiyah dalam majmu fatawa-nya mengatakan bahwa nutrisi akal yang terbaik adalah Al-Qur’an dan Sunnah. Pun dengan Ibnu Sina dalam Qanun fi al-Tibb menyampaikan bahwa kesehatan manusia akan sempurna ketika akal dan tubuh manusia itu sehat.

Keempat, dari sisi penjagaan keturunan. Masa stay at home baiknya kita gunakan dengan meningkatkan hubungan dengan keluarga dan pasangan. Kesempatan ini merupakan quality time yang baik dengan keluarga yang tidak mungkin terjadi di hari-hari normal biasanya. Pemaksimalan quality time sudah barang tentu akan berdampak pada level kesejahteraan negara secara makro.

Kelima, dari sisi penjagaan harta. Pada periode ini, pendistribusian sodaqoh, infaq, wakaf dan zakat amat dibutuhkan. Pun dengan gaya hidup hemat juga perlu ditekankan dan dipatuhi. Dalam konsep Ilm tadbir al-manzil, Ibnu Sina menempatkan saving di posisi ketiga sebagai bentuk penjagaan terhadap kehidupan masa depan yang tidak menentu.

Jika kelima pendekatan maqasid syari’ah diterapkan oleh negara sebagai rujukan penanganan COVID-19, niscaya Allah swt akan selamat dari wabah mendunia ini. Dalam bahasa sederhana, saat anda ingin menjadi orang yang beriman seketika itu pula anda harus menjadi seorang yang berimun. Mustahil seseorang akan beriman tanpa berimun. Sebaliknya, tanpa imunitas yang prima, mustahil anda dapat melaksanakan ibadah dengan sempurna. Al-‘Aqlu al-Salīm fi al-Jismi al-Salīm

 

Tags: COVID-19Maqasid SyariahNurizal Ismail
Share194Tweet121Send
Previous Post

Turki Memberlakukan Kuncian Empat Hari

Next Post

Pandemi Covid-19 Mereda: 2.714.995 Kasus dan 190.397 Kematian

Mohamad Deny Irawan

Mohamad Deny Irawan

Reporter Media Online Gontornews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang Hadirkan Trainer Nasional 

Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang Hadirkan Trainer Nasional 

13 June 2026
Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang: Ketua Yayasan Tekankan “Semangat Diri” dan Kekuatan Ruhiah dalam Belajar

Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang: Ketua Yayasan Tekankan “Semangat Diri” dan Kekuatan Ruhiah dalam Belajar

15 June 2026
Pandemi Covid-19 Sebabkan Defisit Masa Belajar Siswa

Berani untuk Bebas

11 June 2026
Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

30 August 2021
Bekali Karakter dan Visi Hidup, SDIT Insantama Leuwiliang Gelar “Pesantren Wisuda”

Bekali Karakter dan Visi Hidup, SDIT Insantama Leuwiliang Gelar “Pesantren Wisuda”

14 June 2026
Menghidupkan Kembali Budaya Baca

Menghidupkan Kembali Budaya Baca

0
Pembekalan Wawasan Hukum dan Melek Media Sosial bagi Santri Kelas 5 dan 6 Gontor Magelang

Pembekalan Wawasan Hukum dan Melek Media Sosial bagi Santri Kelas 5 dan 6 Gontor Magelang

0
Modern Itu Alatnya, Bukan Cara Berpikirnya

Modern Itu Alatnya, Bukan Cara Berpikirnya

0
Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

0
Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

0
Menghidupkan Kembali Budaya Baca

Menghidupkan Kembali Budaya Baca

17 June 2026
Pembekalan Wawasan Hukum dan Melek Media Sosial bagi Santri Kelas 5 dan 6 Gontor Magelang

Pembekalan Wawasan Hukum dan Melek Media Sosial bagi Santri Kelas 5 dan 6 Gontor Magelang

17 June 2026
Modern Itu Alatnya, Bukan Cara Berpikirnya

Modern Itu Alatnya, Bukan Cara Berpikirnya

17 June 2026
Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

16 June 2026
Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

16 June 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
  • Beriman itu tandanya jujur. Beriman itu tandanya bersaudara. Iman seseorang bisa diukur dari perilakunyaProf. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
  • KAJIAN PARENTING EKSKLUSIF & VIRTUAL TOUR ARABIC GLOBAL SCHOOL JAKARTA.Menyiapkan Generasi Cerdas: Menyeimbangkan Adab Islami & Kompetensi Global di Era DigitalBersama Narasumber dari Arabic Global School (AGS):
1.​Dedek Febrian (Pembimbing Akademik AGS)
2.​Ramdhanil (Kepala Sekolah Kindergarten AGS)
3.​Adi Suroto (Kepala Sekolah Primary AGS)Moderator :
Devi Lusianawati
Reporter Majalah Gontor dan Gontornews.com🗓 Rabu, 22 April 2026
⏰ 13.00 – 15.30 WIB​👇 KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MENDAFTAR:
👉 https://bit.ly/pendaftaran-kajian-online#bedahbuku #parentingislami #muslimmilenial #gontornews #majalahgontor #gontor #kajianonline #kajianislam #psikologianak #polaasuh #bukuislami #livezoom #webinarislami #pendidikananak #belajarparenting #polaasuhanak #generasimilenial #islammodern #kajianjakarta
  • Mestinya orang Islam itu hanya dengan menjalankan shalat, jiwanya itu bersih. Shalat itu harus ada hubungannya dengan perilaku.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result