Jombang, Gontornews — Panitia Sujud Syukur Satu Abad Gontor Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor Cabang Jombang yang diketuai oleh Ustadz H Nurkholis Ghufron pada Kamis (28/9/2023) berhasil mengundang sejumlah pembicara dalam sesi Renungan Pendidikan Gontori. Beberapa pembicara alumni tersebut ialah KH Farid Ma’ruf dan Ust H Awatiful Amin (Renungan dan Pengalaman Tentang Pendidikan KH Ahmad Sahal dan KH Imam Zarkasyi Beserta Penerusnya), Dr Ust Amir Maliki Abitolkha MAg dan Ust Habib Ghofur SIP (Pendidikan alm KH Syukri Zarkasyi dan KH Hasan Abdullah Sahal), dan Ustadzah Herwin Ismunda MPd (Pendidikan alm KH Sutadji Tadjuddin).
Dalam penyampaiannya, Ustadzah Herwin (salah satu pembicara) menyampaikan kenangan tentang pendidikan dan pengajaran yang pernah diberikan almarhum Kiai Sutadji di masa awal pendirian Gontor Putri. Dimana dulu Kiai Sutadji sering berkeliling pondok ketika waktu jaga malam, sambil bertanya ke santriwati yang berjaga. Selain itu, sebelum waktu Subuh, kiai juga sudah berkeliling pondok, sambil membangunkan santriwati dengan berkata, “Quumii! Quumii!”
Alumnus Gontor Putri tahun 1995 ini pun menjelaskan bahwa kiai karismatik tersebut kerap berpesan agar santriwatinya bisa menjadi wanita yang tangguh, cekatan, dan jangan bersandar kepada siapa pun, tapi bersandarlah hanya kepada Allah. “Perempuan harus tahan banting,” pesannya.
Selain Ustadzah Herwin, hadir Ustadz Alwi alumnus Gontor Putra tahun 1994 yang juga diminta untuk menceritakan kenangannya bersama kiai Gontor dulu. Ustadz Alwi yang merupakan mantan Bagian Administrasi Pondok itu pun mengenang bahwa alm Kiai Abdullah Syukri dahulunya kerap mengajarkan agar santri selalu taat pada pimpinan, walaupun hal itu sulit untuk dikerjakan. “Walaupun mustahil menurut kita untuk dikerjakan, tapi karena keyakinan alhamdulillah bisa terselesaikan,” tambah sang ustadz yang juga merupakan panitia acara. Berkaitan dengan keuangan, sang kiai juga sangat detail, dan mendidik santri untuk cermat serta harus berhati-hati dengan keuangan demi maslahat pondok, demi perkembangan pondok.
Kepada Gontornews.com, Ustadzah Zanuba Alfareni, tuan rumah Pondok Pesantren Amanatussalam (AMLAM), Wonosalam, Jombang, menginformasikan bahwa setelah sesi, Renungan Pendidikan Gontori tersebut, acara kemudian dilanjutkan dengan Khatmil Qur’an dan doa, baru setelah itu shalat Dzuhur berjamaah dan Sujud Syukur. “Acara sujud syukur ini juga menjadi ajang reuni karena banyak alumni senior yang datang, sehingga membuat acara ini semakin mengikat dan menguatkan hubungan satu sama lain dalam ikatan ibu kandung kita Gontor,” tutup Nyai Zanuba. [Edithya Miranti]





















