London, Gontornews — Sejumlah pemimpin dunia menyambut kemenangan Partai Konservatif Inggris yang dipimpin oleh Perdana Menteri Boris Jhonson, Jumat (13/12). Persiden Amerika Serikat, Donald Trump misalnya, memprediksi kesepakatan dagang antara Amerika Serikat-Inggris akan berlangsung bebas dan besar-besaran.
“Kesepakatan ini memiliki potensi untuk menjadi lebih besar dan menguntungkan dari pada kesepakatan yang dapat dibuat dengan Uni Eropa. Mari rayakan (kemenangan) Boris,” kata Trump sebagaimana dilansir Reuters.
Sementara itu, Presiden Uni Eropa, Michel, meminta agar perundingan perjanjian terkait perdagangan bebas dengan Inggris segera dilakukan setidaknya pasca pemilihan umum parlemen di Inggris.
“Kami berharap, secepat mungkin, pemungutan suara oleh parlemen Inggris. (Adalah hal) yang sangat penting untuk memiliki kejelasan (terkait kesepaktan Brexit),” kata Michel.
Kanselor Jerman, Angela Merkel, pun mengapresiasi kemenangan Boris yang dianggapnya sebagai kemenangan luar biasa.
“Selamat Boris Jonshon atas kemenanganmu yang luar biasa. Saya berharap dapat bekerjasama dengan Anda demi persahabatan dan kerjasama yang kuat antara negara kita,” tutur Merkel.
Tidak mau ketinggalan, Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengatakan bahwa ia meragukan kekuatan politik dibalik kemenangan Boris meski Rusia berharap hubungan baik antar kedua negara tejalin dengan baik.
“Tentu saja, kami berharap setiap kali kekuatan politik ataupun ideologi negara yang memenangkan pemilihan di suatu negara bertujuan untuk membangun hubungan baik dengan negara kami.”
“Saya tidak tahu seberapa tepat hubungan tersebut dalam kasus (kemenangan partai) Koservatif,” pungkas Peskov. [Mohamad Deny Irawan]


















