Paris, Gontornews — Sedikitnya 24 ribu orang yang mengatasnamakan diri kelompok penentang pernikahan sejenis turun ke jalan untuk berdemonstrasi damai di pusat kota Paris, Ahad (16/10) waktu setempat. Demonstrasi digelar bertujuan untuk menyampaikan penolakan kelompok gay ke calon presiden Prancis dalam pemilihan presiden tahun depan.
Demonstrasi yang diikuti pemeluk agama ini mengingatkan pentingnya nilai-nilai pernikahan normal. Demo yang sama juga terjadi pada tahun 2013, ketika Prancis melegalkan pernikahan sesama jenis.
Dalam demo kali ini, demonstran menuntut presiden mendatang mencabut aturan pernikahan sesama jenis itu. Polisi mengamankan sedikitnya 13 orang yang teribat dalam kerusuhan. Selain itu juga ada 6 perempuan diamankan.
“Jika hukum pernikahan gay telah diadopsi, kami akan terus protes untuk menunjukkan bahwa itu tidak baik dan kami ingin dicabut. Kami ingin mempengaruhi perdebatan politik yang akan berlangsung dalam beberapa bulan mendatang,” kata salah satu pemrotes.
Demonstran juga menentang ibu pengganti dari lelaki gay. Dalam sebuah jajak pendapat, mayoritas warga Prancis tidak ingin hukum pernikahan gay akan dicabut. [Ahmad Muhajir/Rus]





















