Jerusalem, Gontornews — Ahad (21/8), Israel menyerang Hamas di Jalur Gaza lewat udara dan tembakan tank setelah sebuah roket yang ditembakkan dari wilayah Palestina jatuh di Kota Sderot, Israel.
Polisi mengatakan roket menghantam ruang kosong di Sderot, kurang dari empat kilometer dari Gaza, dan tidak menimbulkan korban.
Jurubicara militer Peter Lerner mengatakan, pasukan Israel membalas dengan memukul sasaran di Gaza utara.
“Dalam menanggapi serangan roket dari Jalur Gaza, IAF (Angkatan Udara Israel) dan tank-tank Israel menyerang dua pos Hamas di Jalur Gaza utara,” kata Lerner dalam sebuah pernyataan.
Sumber kesehatan dan keamanan di Palestina mengatakan, dua orang menderita luka ringan oleh tembakan Israel.
“Salah satunya adalah pemuda 20 tahun yang terkena pecahan peluru di wajah,” kata Ashraf Al-Qudra, jurubicara Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza yang dikuasai Hamas.
Sumber-sumber keamanan di wilayah itu mengatakan, beberapa sasaran di Gaza utara dikejutkan oleh tembakan Israel, dan sebuh reservoir di Beit Hanun hancur.
Saksi mata mengatakan, basis sayap militer Hamas Brigade Ezzedine Al-Qassam, di dekat Beit Lahya, juga terkena.
Media Israel mengatakan, itu adalah pertama kalinya Kota Sderot terkena roket dari Gaza sejak perang terakhir dengan militan Palestina di wilayah itu pada tahun 2014.
Pada tanggal 2 Juli, serangan udara Israel menghantam empat lokasi di Gaza setelah sebuah roket menghantam sebuah bangunan di Sderot. Tidak ada korban dalam insiden itu. [Rusdiono Mukri]



















