New York, Gontornews — Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres telah memperingatkan bahwa “eskalasi kekerasan yang serius” di Jalur Gaza menempatkan daerah itu di ambang perang. Karena itu ia mendesak Israel dan Hamas untuk bertekad kembali ke gencatan senjata tahun 2014.
Sekjen PBB mengaku “terkejut” oleh tindakan Israel yang menembak para demonstran di perbatasan Gaza sejak berlangsungnya aksi protes warga Gaza mulai 30 Maret lalu.
Guterres mengatakan, pasukan PBB memiliki tanggung jawab menjaga keamanan di wilayah itu.
“Pembunuhan anak-anak, wartawan dan staf medis yang diidentifikasi secara jelas oleh pasukan keamanan ketika demonstrasi berlangsung, sangat tidak dapat diterima,” kata Guterres seperti dikutip Aljazeera.
“Mereka harus diizinkan untuk melakukan tugasnya tanpa takut mati atau cedera.”
Guterres juga mengatakan kepada Dewan Keamanan PBB bahwa dia dengan tegas mengecam langkah-langkah oleh semua pihak yang telah membawa PBB ke ‘tempat yang berbahaya dan rapuh’ dalam konflik Israel-Palestina. [Rusdiono Mukri]




















