15
Tonton Selengkapnya
31 °c
Pecenongan
Sat
Sun
Friday, 5 June, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Selamat Jalan ‘Murabbiku KH Maemoen Zubair’

Tony Rosyid, Ketua Forum Alumni Santri Sarang Se-Jabodetabek

M Khaerul Muttaqien by M Khaerul Muttaqien
8 August 2019
in Kolom
0
Selamat Jalan ‘Murabbiku KH Maemoen Zubair’

Tak mudah menulis dengan perasaan yang galau. Rasio seperti sedang berhenti berbicara. Tapi, saya harus tetap menulis. Ini penting untuk menyampaikan perasaan duka yang mendalam bagi bangsa Indonesia, khususnya keluarga besar santri Sarang atas berpulangnya Syeikh, Murabbi, Kiai dan Guru Bangsa ini.

Indonesia merasa sangat kehilangan sosok yang selama ini menjadi sumber mata air di saat rohani bangsa Indonesia sedang menghadapi musim kemarau. Khususnya bagi mereka yang pernah nyantri di Sarang.

Diasuh seorang ulama di sebuah madrasah pesantren tentu berbeda sentuhan dan efeknya dengan hubungan guru murid di sebuah universitas. Hubungan ruhani, akal dan emosional beriringan dan seimbang. Kiai mendoakan santri, dan santri mendoakan kiai. Hubungan ini dibawa di hadapan Sang Pencipta. Tentu terasa sangat spesial.

Hubungan kiai-santri tak putus. Meski sudah lulus, jadi alumni, dan bahkan kiainya wafat, hubungan itu terus berlanjut. Tidak saja hubungan kiai-santri, tapi juga hubungan santri dengan keluarga kiai. Jika ada kiai wafat lalu para santri menangis, itu sesuatu yang pasti terjadi. Seperti “keniscayaan psikologis”. Karena hubungan mereka bukan hanya hubungan akademisi (keilmuan), tapi lebih merupakan hubungan ruhani dan emosi. Pesantren bukan saja madrasah ilmu, tapi merupakan universitas rohani. Dan ini tak akan ditemukan di sekolah atau perguruan tinggi lainnya.

BACA JUGA

Struktur dan Kultur

Mengenal Gareth Morgan di Balik Metafora Organisme Pesantren

Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

Mendidik Manusia, Bukan Mesin

Dari Gontor ke Bulaksumur

Jika hari selasa, 6 Agustus kemarin anda menyaksikan para santri yang tak mampu menahan air matanya mengalir dengan suara sesenggukan yang sesekali terdengar saat datang kabar Mbah Moen wafat, itu semua karena faktor kuatnya hubungan emosi dan ruhani itu.

Dari rumah sakit, persemayaman di Daker, dishalatkan di Masjid Haram, hingga proses pemakaman di Ma’la terlihat para santri dan “Muhibbin” berebut ingin menggotong atau sekedar mendekati dan menyentuh janazah ulama besar ini. Mereka tak berhenti menggaungkan kalimah thayyibah.

Tampak para jamaah haji dari luar Indonesia heran. Sempat ada yang bertanya: “man Hua”? Siapa dia? “Hua as-Syeikh al-aalim al-kabir al-mashur min Indonesia, ismuhu KH Maemoen Zubair,” saya menjawab.

Beliau sudah berpulang ke Rahmatullah. Meski kami, keluarga besar santri Sarang bersedih, tapi ada yang sedikit melegakan. KH Maemoen Zubair dipanggil Sang Kholiq di Kota Suci Mekkah. Di musim haji dan pada saat beliau sedang berhaji. Tanah haram dan di bulan haram. Langit Mekkah pun mendung berkabut dari pagi. Sesekali gerimis. Orang menduga ini “karamah” Sang Kiai. Allahu A’lam. Tapi, itu indah sekali. Hari Selasa adalah hari yang Mbah Moen berdoa untuk wafatnya, sebagaimana hari wafat ayah, kakek dan ulama-ulama besar terdahulu. Dan Allah kabulkan doa itu. Ini sebuah perjalanan pulang yang sangat indah. “Sesuai pesanan”.

Sebagai sebuah memorial, khususnya bagi para santri Sarang, dan umumnya bagi bangsa Indonesia, KH Maemoen Zubair adalah ulama sekaligus negarawan. Mbah Moen, panggilan akrab KH Maemoen Zubair, itu sosok yang alim. Pengetahuannya luas. Tidak saja menguasai literasi klasik (kitab-kitab kuning), tapi juga mampu menjelaskan situasi kekinian berbasis pada realitas sejarah masa lalu. Berbasis literasi sejarah yang begitu kuat, Mbah Moen sering tepat dalam memprediksi peristiwa sosial yang akan terjadi. Kami menjulukinya sebagai sosok futuristik. Inilah yang dalam ilmu sosial disebut dengan hukum sejarah. Bicara hukum sejarah kita teringat pada dua ilmuan besar yaitu Ibnu Khaldun di Timur dan Karl Marx di Barat. KH Maemoen Zubair menamainya dengan istilah “Ilmu Titen”.

KH Maemoen adalah sosok yang bersahaja, rendah hati, sabar, bijak dan perhatian kepada para santri, termasuk yang sudah mutakharijin (alumni). Beliau sering menghadiri komunitas alumni yang tergabung di dalam organisasi FASS (Forum Alumni Santri Sarang) di berbagai daerah. Termasuk para alumni yang ada di Jabodetabek. Terus mendidik dan membimbingnya.

Suatu ketika seorang santri menyampaikan ke saya bahwa Mbah Moen mau telp. Saya bilang, jangan telp saya, biarlah saya yang sowan. Gak etis, gak elok dan su’ul adab jika santri bicara sama kiyainya via telp. Kecuali dharurat dan jarak keberadaannya sangat jauh. Ini etika dan khas santri, yang tentu berbeda dengan hubungan dan pola komunikasi di luar komunitas santri-kiyai. Tapi, beliau pun tetap telp saya. Beliau memberikan informasi dan sejumlah nasehat. Tidak saja kepada saya, tapi juga kepada sejumlah santri yang lain.. Ini bukti begitu besar perhatian beliau kepada santri-santrinya.

Kepada para santri tak jarang Kiyai sepuh ini memberikan hadiah. Ini cara beliau mengapresiasi dan mengekspresikan perhatiannya kepada para santri.

Sosoknya yang bijak dan matang, seringkali pengasuh pesantren Al-Anwar ini menjadi “juru islah” bagi konflik yang terjadi diantara para tokoh dan elit bangsa.

Ciri yang paling menonjol dari Kiyai Maemoen adalah selalu bersahaja dalam sikap dan berkomunikasi dengan semua pihak. Termasuk kaum santri, abangan maupun para pejabat. Bersama beliau semua pihak merasa nyaman.

Bagi bangsa ini, tugas berikutnya adalah menteladani Mbah Moen dan mewarisi apa yang telah diajarkan, terutama soal integritas. Banyak pelajaran dan nasehat bijak yang mesti menjadi rujukan, tidak saja buat para santri, tapi juga baik untuk bangsa Indonesia. Dan ini butuh buku tersendiri untuk dituliskan agar banyak yang berkesempatan membaca dan meneladani Kiyai harismatik ini.

Kepada semua pihak yang telah membantu proses murabbi kami di rumah sakit, disemayamkan, dishalatkan hingga dimakamkan sudah sepatutnya kami atas nama ketua FASS se-jabodetabek mengucapkan jazakumallah khairal jaza’. Kalau boleh disebut nama, Muhlisin adalah salah satu nama yang berada dibalik kelancaran seluruh prosesi pengurusan janazah Mbah Moen. Terima kasih Kang Muhlisin.

Terima kasih juga kepada pemerintah Indonesia, dalam hal ini adalah menteri agama, KBRI Arab Saudi, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, Habib Rizieq, Habib Hanif dan para Amirul Hajj yang luar biasa perannya dalam proses hingga akhir. Juga kepada semua yang hadir dan turut mendoakan Murabbi kami. Tak ada yang sia-sia dari amal umat manusia.

Terkait dengan salah paham dan polemik semoga segera berhenti. KH Maemoen Zubair adalah sosok yang tidak suka berpolemik, apalagi konflik. Tak elok jika momen duka ini dijadikan polemik. Mari kita mengiringi kepergian beliau dengan doa: Selamat jalan Murabbiku, kerinduanmu kepada Sang Khaliq telah disambut-Nya dengan indah.

Tags: MurabbiSelamatWafat
Share18Tweet11Send
Previous Post

Ralali.com dan BAZNAS Berdayakan Peternak Desa Lewat Kurban Digital

Next Post

Pakistan Hentikan Layanan Kereta Api ke India dan Larang Pemutaran Film India

M Khaerul Muttaqien

M Khaerul Muttaqien

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

30 May 2026
Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

4 June 2026
Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

31 May 2026
Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

30 August 2021
Siswa SMPIT Insantama Leuwiliang Presentasikan Hasil Scientific Journey ke SEAMEO BIOTROP

Siswa SMPIT Insantama Leuwiliang Presentasikan Hasil Scientific Journey ke SEAMEO BIOTROP

29 May 2026
Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

0
Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

0
Universitas Islam Bogor Jalin Kerjasama dengan UNIDA Gontor

Universitas Islam Bogor Jalin Kerjasama dengan UNIDA Gontor

0
BAZNAS Evakuasi dan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kemayoran

BAZNAS Evakuasi dan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kemayoran

0
BSI Kembali Tegaskan Posisi sebagai Pembayar Zakat Terbesar di Indonesia

BSI Kembali Tegaskan Posisi sebagai Pembayar Zakat Terbesar di Indonesia

0
Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

4 June 2026
BAZNAS Evakuasi dan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kemayoran

BAZNAS Evakuasi dan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kemayoran

4 June 2026
BSI Kembali Tegaskan Posisi sebagai Pembayar Zakat Terbesar di Indonesia

BSI Kembali Tegaskan Posisi sebagai Pembayar Zakat Terbesar di Indonesia

4 June 2026
Universitas Islam Bogor Jalin Kerjasama dengan UNIDA Gontor

Universitas Islam Bogor Jalin Kerjasama dengan UNIDA Gontor

4 June 2026
Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

4 June 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
  • Beriman itu tandanya jujur. Beriman itu tandanya bersaudara. Iman seseorang bisa diukur dari perilakunyaProf. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
  • KAJIAN PARENTING EKSKLUSIF & VIRTUAL TOUR ARABIC GLOBAL SCHOOL JAKARTA.Menyiapkan Generasi Cerdas: Menyeimbangkan Adab Islami & Kompetensi Global di Era DigitalBersama Narasumber dari Arabic Global School (AGS):
1.​Dedek Febrian (Pembimbing Akademik AGS)
2.​Ramdhanil (Kepala Sekolah Kindergarten AGS)
3.​Adi Suroto (Kepala Sekolah Primary AGS)Moderator :
Devi Lusianawati
Reporter Majalah Gontor dan Gontornews.com🗓 Rabu, 22 April 2026
⏰ 13.00 – 15.30 WIB​👇 KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MENDAFTAR:
👉 https://bit.ly/pendaftaran-kajian-online#bedahbuku #parentingislami #muslimmilenial #gontornews #majalahgontor #gontor #kajianonline #kajianislam #psikologianak #polaasuh #bukuislami #livezoom #webinarislami #pendidikananak #belajarparenting #polaasuhanak #generasimilenial #islammodern #kajianjakarta
  • Mestinya orang Islam itu hanya dengan menjalankan shalat, jiwanya itu bersih. Shalat itu harus ada hubungannya dengan perilaku.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result