Gaziantep, Gontornews — Lebih dari 100 orang tewas dalam serangkaian serangan bom bunuh diri di dua kota di Suriah.
Televisi Pemerintah Suriah juga melaporkan, serangan itu menewaskan 65 orang.
Bom mobil simultan dan bom bunuh diri meledak di terminal bus, rumah sakit dan tempat lain di kota-kota pesisir Suriah yakni Tartus dan Jableh di Provinsi Latakia, Senin (23/5).
Video rekaman yang disiarkan oleh saluran berita Ikhbariya yang dikelola negara menunjukkan adegan ledakan di Jableh. Tampak sejumlah mobil dan minivan memutar dan terbakar. Tampak mayat di belakang mobil pick-up dan bagian tubuh yang hangus berserak di tanah.
Pengamat HAM Suriah yang berbasis di Inggris mengatakan, setidaknya 53 orang tewas di Jableh, dan 48 di Tartus.
“Setidaknya tiga ledakan mengguncang Tartus, dan setidaknya empat di Jableh,†katanya seperti dirilis Al Jazeera, Senin (23/5).
Melalui salah satu medianya, Amaq, ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.
“Ini adalah pertama kalinya dalam perang Suriah, serangan simultan terjadi di Latakia,” kata Stefanie Dekker dari Al Jazeera yang melaporkan peristiwa itu dari Gaziantep, Turki.
Menurut Dekker, serangan itu sangat dekat dengan pangkalan angkatan laut Rusia di Latakia dan sangat dekat dengan pangkalan udara Rusia di Jableh. [Rusdiono Mukri]


















