Washington, Gontornews — Presiden AS, Donald Trump siap memberikan sanksi ekonomi terhadap Turki jika seruan gencata senjata di Suriah tidak dihiraukan. Saksi ekonomi tersebut mencakup penghentian negosiasi pada kesepakatan perdagangan 100 miliar dolar dengan Turki dan menaikkan tarif baja hingga 50 persen.
Dalam sebuah pernyataan mengenai langkah Turki di Timur Laut Suriah, Trump juga mengatakan bahwa sanksi juga akan diberlakukan kepada tiga pejabat senior Turki, serta Kementerian Pertahanan dan Kementerian Energi Turki.
“AS sepenuhnya siap untuk menghancurkan perekonomian Turki dengan cepat jika para pemimpin Turki terus menempuh jalan berbahaya dan merusak ini,” kata Trump dalam pernyataan seperti yang dikutip Aljazeera.
Trump juga mengatakan bahwa ofensif militer Turki telah sangat membahayakan warga sipil dan mengancam perdamaian, keamanan dan stabilitas di kawasan itu.
“Saya sudah sangat jelas dengan Erdogan, bahwa tindakan Turki telah memicu krisis kemanusiaan dan memungkinkan timbulnya kejahatan perang,” tambah Trump dalam pernyataannya.
Ia juga meminta agar Turki mau memastikan keselamatan warga sipil, termasuk minoritas agama dan etnis, dan sekarang, atau mungkin di masa depan serta bertanggung jawab atas penahanan berkelanjutan teroris ISIS di wilayah tersebut.
Selain itu, Trump mengatakan dia juga akan mengirim Wakil Presiden Mike Pence dan Menteri Pertahanan Robert O’Brien ke Ankara sesegera mungkin dalam upaya untuk memulai negosiasi.
“Presiden Trump telah menyampaikan kepada Presiden Erdogan dengan sangat jelas bahwa Amerika Serikat ingin Turki menghentikan invasi, menerapkan gencatan senjata segera dan mulai bernegosiasi dengan pasukan Kurdi di Suriah untuk mengakhiri kekerasan,” kata Pence.[Devi Lusianawati]





















