Kabul, Gontornews — Sedikitnya 12 orang tewas, dan lebih dari 30 lainnya terluka setelah seorang pembom bunuh diri menyerang sebuah gedung kementerian Afghanistan di Kabul, kata jurubicara Kementerian Dalam Negeri, Najib Danish, Senin (11/6).
Penyerang itu meledakkan dirinya di pintu masuk Kantor Rehabilitasi dan Pembangunan Pedesaan di sebelah barat ibukota Afghanistan, Kabul.
“Wanita, anak-anak, dan karyawan dari kementerian (rehabilitasi) termasuk di antara korban,” katanya sebagaimana dikutip Aljazeera.
Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan mematikan itu.
Taliban Afghanistan, Sabtu (9/6), mengumumkan gencatan senjata tiga hari selama liburan Idul Fitri.
Pengumuman gencatan senjata Taliban terjadi beberapa hari setelah pemerintah mengumumkan gencatan senjata tanpa syarat terhadap kelompok bersenjata di negeri itu.
Tidak jelas kapan tepatnya gencatan senjata Taliban itu akan dimulai, apakah hari Kamis atau Jumat.
Gencatan senjata pemerintah berlangsung hingga 20 Juni.
Sementara itu pada hari Senin, setidaknya enam warga sipil tewas di Provinsi Ghazni ketika sebuah bom di tepi jalan menghantam sebuah minibus. Dalam serangan terpisah di provinsi yang sama, 10 pejuang Taliban dan tiga polisi tewas dalam bentrokan dengan pasukan keamanan.
Di Jalalabad, tiga penyerang ditembak mati hari Senin oleh pasukan keamanan ketika mereka berusaha menyerbu departemen pendidikan kota, kata juru bicara gubernur Provinsi Nangarhar Attahullah Khogyani. Sedikitnya 10 warga sipil terluka dalam serangan itu. [Rusdiono Mukri]






















