Khartoum, Gontornews — Ribuan warga Sudan berunjuk rasa pada hari Senin (24/1) menyerukan pemerintahan sipil dan menuntut keadilan bagi mereka yang tewas dalam penumpasan sejak kudeta militer hampir tiga bulan lalu, kata seorang koresponden AFP dirilis Arabnews.com.
Massa di ibukota Sudan, Khartoum, sedang menuju ke istana presiden, sebuah area yang telah ditutup pasukan keamanan sebelum pawai.
Demonstrasi anti-kudeta sejak perebutan kekuasaan militer 25 Oktober telah menewaskan sedikitnya 73 orang dan ratusan lainnya luka-luka, menurut petugas medis.




















