Damaskus, Gontornews — Sebuah serangan bom di sebuah bus tentara di Damaskus menewaskan sedikitnya 13 orang Rabu dalam serangan paling berdarah dalam beberapa tahun, kantor berita negara SANA melaporkan.
“Sebuah pemboman teroris menggunakan dua alat peledak menargetkan bus yang lewat” di sebuah jembatan utama di ibukota,” kata kantor berita itu dikutip Arabnews.com.
Kantor berita itu melaporkan korban awal 13 tewas dan tiga terluka.
Gambar yang dirilis oleh SANA menunjukkan sebuah bus yang terbakar. Tampak penjinak bom sedang menjinakkan perangkat ketiga yang telah ditanam di area yang sama.
Sebagian besar Damaskus terhindar dari kekerasan semacam itu dalam beberapa tahun terakhir, terutama sejak pasukan dan milisi sekutu merebut kembali benteng pemberontak terakhir yang signifikan di dekat ibu kota pada 2018. []



















