Jarablus, Gontornews — Jarablus, sebuah kota di bagian utara Suriah dekat perbatasan Turki, merupakan salah satu dari sedikit tempat di Suriah yang mulai membangun kembali setelah pejuang ISIS dikalahkan dengan bantuan Turki.
Upaya rekonstruksi besar-besaran untuk membangun kembali kota-kota yang telah hancur akibat perang enam tahun di Suriah sedang dimulai. Salah satunya di Jarablus.
Di kota ini, pemerintah daerah mengelola layanan pendidikan, kesehatan dan sanitasi. Jumlah penduduk pun meningkat dari 25.000 menjadi 70.000 sejak pejuang Suriah dan tentara Turki merebutnya kembali tahun lalu.
Warga mengatakan, mereka merasa aman dan tidak lagi takut akan serangan udara atau pemboman.
Anak-anak dengan senang hati melanjutkan studi di sekolah setempat. Namun, masih ada tantangan. Umm Mohammed, seorang guru, mengatakan para siswa yang telah lama βliburβ sekolah harus memulainya dari dasar lagi.
Seperti kebanyakan hal di kota ini, rumah sakit Jarablus berada di bawah pemerintahan Turki, sementara LSM dari Turki memberikan bantuan kemanusiaan. Namun, warga Jarablus tidak melihat Turki sebagai kekuatan pendudukan atau penjajah.
Turki juga memberikan pelatihan dan uang untuk mendukung kepolisian setempat, bertugas menjaga keamanan dan perdamaian di antara berbagai kelompok pejuang.
Seperti dikutip Aljazeera, seorang ibu yang anaknya dirawat di rumah sakit Jarablus mengatakan, “Jika Tuhan memperbaiki situasi ini, anak-anak mungkin memiliki kehidupan yang lebih baik.” [Rusdiono Mukri]




















