Kigali, Gontornews — Pejabat pemerintah dan militer Prancis terlibat dalam memasok senjata kepada pelaku genosida Rwanda tahun 1994 dan menghalangi upaya untuk membawa mereka ke pengadilan.
Firma hukum AS, Cunningham Levy Muse, ditugasi oleh pemerintah Rwanda sebagai bagian dari penyelidikan terhadap peran pejabat Prancis dalam genosida yang menewaskan lebih dari 800 ribu orang.
Laporan yang dinamakan The Muse Report itu dipublikasikan pada hari Selasa, dan memeriksa informasi yang sudah tersedia untuk umum termasuk kesaksian saksi. Laporan ini menuduh pejabat Prancis memberikan perlindungan kepada tersangka genosida dan membiarkan mereka yang bertanggung jawab untuk bertemu di kedutaan Prancis di ibukota Rwanda, Kigali, di mana mereka mulai membentuk pemerintahan sementara yang memerintah negara itu selama pembunuhan massal tersebut.
Menteri Luar Negeri Rwanda Louise Mushikiwabo mengatakan, laporan tersebut mengungkapkan sebuah “ringkasan tindakan yang memberatkan oleh pejabat Prancis di Rwanda selama tahun 1990-an dan sesudahnya”.
Seperti dikutip Aljazeera, Duta Besar Olivier Nduhungirehe mengatakan bahwa laporan tersebut menunjukkan keterlibatan Prancis dalam jangka panjang dengan “pasukan genosida”.
“Kami memiliki informasi, kebanyakan dari Prancis, yang menunjukkan bagaimana pemerintah Prancis dan pejabat Prancis terlibat sebelum, selama, dan setelah genosida untuk mendukung pemerintah yang melakukan genosida,” katanya.
Laporan tersebut telah disampaikan kepada pemerintah Prancis dalam upaya untuk membujuknya mendeklasifikasi semua bukti yang terkait dengan pembunuhan massal tersebut. [Rusdiono Mukri]






















