Jakarta, Gontornews — Zakat di Indonesia yang merupakan negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia telah dimanfaatkan sebagai salah satu instrumen resmi negara dalam upaya mengentaskan kemiskinan. Demikian Ketua BAZNAS, Prof Dr Bambang Sudibyo MBA, CA dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (21/2).
Bambang menjelaskan BAZNAS sebagai koordinator pengelola zakat di Indonesia terus berupaya melahirkan program-program inovatif agar penyaluran zakat makin efektif dan tepat sasaran.
Dikatakannya, tahun ini penghimpunan zakat secara nasional yang dilakukan oleh seluruh organisasi pengelola zakat resmi di Indonesia ditargetkan mencapai Rp 6 triliun atau meningkat 20% dari tahun 2016.
Jumlah tersebut, kata dia, diharapkan dapat mengentaskan 1% penduduk miskin di Tanah Air atau sekitar 280 ribu jiwa. Terkait penyelenggaraan WZF 2017 di Indonesia ini, menurut Bambang, hal tersebut sangat penting bagi pengelolaan zakat nasional, agar baik pemerintah maupun masyarakat akan makin yakin dengan manfaat dan peran besar zakat. [Muhammad Khaerul Muttaqien/Rus]



















