Kabul, Gontornews — Taliban telah mengklaim pesawat pasukan AS jatuh di Afghanistan timur, di daerah yang sebagian besar dikuasai oleh kelompok itu.
Pernyataan Taliban pada hari Senin (27/1) datang beberapa jam setelah media sosial penuh dengan postingan bahwa pesawat itu dari perusahaan penerbangan milik negara, Ariana Afghan Airlines.
Namun, perusahaan mengatakan rumor itu “tidak benar”. “Semua penerbangan Ariana Afghan Airlines telah selesai secara normal,” bunyi pernyataan di halaman Facebook yang diverifikasi oleh operator.
Otoritas Penerbangan Sipil Afghanistan juga membantah laporan bahwa pesawat itu adalah penerbangan komersial.
“Menurut informasi kami … tidak ada kecelakaan penerbangan komersial yang tercatat. Dan Ariana Afghan Airlines telah meyakinkan kami bahwa semua pesawat mereka diperhitungkan,” kata organisasi itu.
Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengklaim kecelakaan itu menewaskan “banyak” anggota militer AS. Namun, kelompok itu sering melebih-lebihkan jumlah korban.
“Sebuah pesawat penjajah Amerika jatuh di Provinsi Ghazni,” kata Mujahid dalam sebuah pernyataan dalam bahasa Pashto, menambahkan bahwa semua anggota awak di dalamnya tewas.
Ketika ditanya tentang klaim Taliban, juru bicara Komando Sentral AS Mayor Beth Riordan menolak berkomentar. []





















