Jakarta, Gontornews — Korban Covid-19 yang terus bertambah bahkan menembus rekor terbanyak akhir-akhir ini menambah rasa prihatin Wakil Ketua MPR-RI Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid MA. Korban dari masyarakat umum atau dari Tenaga Kesehatan (NaKes) harus segera mendapatkan hak-haknya.
Karenanya HNW meminta kepada Pemerintah untuk memaksimalkan usaha mengatasi penyebaran Covid-19, dengan memaksimalkan kepedulian serta keberpihakan kepada SDM Kesehatan. Yaitu, para dokter, perawat, dan tenaga rumah sakit yang terus terlibat menolong korban Covid-19 dari sisi Kesehatan.
โ Apalagi dengan makin banyaknya korban Covid-19 dari kalangan Tenaga Ahli, Dokter, Perawat dan pegawai RS, tentu sangat mengkhawatirkan bagi masyarakat khususnya keluarga yang bersangkutan,โ papar Hidayat melalui pesan tertulisnya kepada Gontornews.com Jumโat (11/9).
HNW mengingatkan, semua itu bisa dilakukan oleh Pemerintah dengan menyegerakan realisasi janji dan aturan yang telah diumumkan serta disepakati dengan DPR-RI. Lalu, dengan segera membayarkan insentif serta santunan untuk Tenaga Kesehatan (Nakes) yang menangani Covid-19, termasuk para dokter dan perawat yang meninggal akibat terinfeksi virus tersebut.
Menurutnya, hal itu sangat mendesak mengingat lonjakan kasus dan jumlah korban yang meninggal terus bertambah. Dan itu membuat beban kerja serta beban psikologis para tenaga kesehatan dan Rumah Sakit semakin berat.
โTenaga kesehatan makin banyak yang meninggal. Dokter dan perawat yang masih aktif, terkuras tenaga dan mentalnya untuk menangani pasien Covid-19 yang terus berdatangan, sehingga pasti mereka kesulitan mengurus birokrasi administrasi terkait insentif itu,โ tambahnya.
Anggota DPR ini juga mengingatkan untuk Pemerintah agar memudahkan dan jemput bola ke lapangan, supaya para Tenaga Kesehatan tersemangati karena merasa mendapatkan perhatian yang serius dan jujur dari Pemerintah, ketika insentif yang sudah dijanjikan Pemerintah itu segera diberikan.
Kalau Pemerintah bisa menegaskan siap membayarkan Rp 3 Triliun untuk pembayaran awal vaksin Covid-19 dari Sinovac yang belum bisa dipastikan hasil uji klinisnya.
โ Wajarnya untuk para Dokter, Perawat dan tenaga RS, pemerintah bisa memberikan realisasi janjinya yang jumlahnya tentu jauh lebih sedikit daripada anggaran pembelian vaksin dari sinovac itu,โ tekan Hidayat Nur Wahid.





















