Gaza City — Militer Israel pada 30 Agustus melukai seorang jurnalis foto (fotografer) kantor berita Anadolu, Ali Jadallah, yang meliput aksi damai di Jalur Gaza.
Seoerti dirilis hurriyetdailynews.com, Ali Jadallah, yang terkena peluru karet di dahinya, dibawa ke rumah sakit setempat.
Tahun lalu, Jadallah terluka setelah terkena tabung gas air mata di dadanya saat meliput protes di Gaza timur pada 25 Mei 2018.
Dia juga terluka saat aksi protes pada 22 Maret 2019.
Sejak unjuk rasa Gaza dimulai pada Maret tahun lalu, hampir 270 pengunjuk rasa telah tewas – dan ribuan lainnya terluka – oleh pasukan Israel yang dikerahkan di dekat zona penyangga.
Demonstran menuntut diakhirinya 12 tahun blokade Israel di Jalur Gaza, yang telah menghancurkan ekonomi dan merusak fasilitas dasar bagi dua juta penduduk daerah kantong pantai itu. [RM]


















