Zurich, Gontornews — Mata dunia tengah tertuju kepada penembakan terhadap Duta Besar Rusia untuk Turki Andrey Karlov. Insiden penembakan juga terjadi belahan dunia lain, tepatnya di Zurich, Swiss, dalam waktu hampir bersamaan.
Sedikitnya tiga orang luka-luka dalam insiden yang terjadi di sebuah masjid tersebut. Seorang pria tiba-tiba menyerbu masuk ke dalam masjid dan langsung menembak jamaah yang tengah menunaikan shalat.
Seperti dimuat The Guardian, Selasa (20/12), ketiga korban berjenis kelamin pria. Masing-masing korban diketahui berusia 30, 35, dan 56 tahun. Pelaku yang diperkirakan seorang pria berusia 30 tahun, diyakini telah melarikan diri. Kepolisian Zurich langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku.
Sesosok mayat sempat ditemukan di dekat lokasi penembakan. Akan tetapi, polisi tidak bisa memastikan apakah jenazah tersebut adalah korban penembakan atau tidak. Polisi berhasil mengumpulkan alat bukti di tempat kejadian perkara (TKP) dan terus melakukan penyelidikan. Pelaku diketahui memakai pakaian berwarna gelap dan mengenakan topi wol berwarna hitam.
Masjid tersebut berfungsi sebagai pusat kebudayaan Islam di Zurich. Namun, Federasi Organisasi Islam di Swiss menyatakan masjid itu tidak terdaftar sebagai anggota di bawah lembaga tersebut. Sementara Dewan Pusat Dakwah Islam Swiss tidak mengeluarkan komentar terkait insiden tersebut. [Fathurroji/Rus]




















