Bogor, Gontornews — Derry Dardanella, Agung Prayudha Hidayat, Sesar Husen Santosa, dan Ridwan Siskandar, dosen-dosen dari Sekolah Vokasi IPB University memberikan pelatihan kepada para pedagang dan pengelola pasar. Mereka mengedukasi pengelola pasar dan para pedagang di Pasar Kemang, Kabupaten Bogor, untuk dapat meramalkan harga jual komoditi sayuran dengan memanfaatkan teknologi berupa aplikasi peramalan harga jual. Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Dosen Mengabdi”, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University.
“Ketidakpastian terhadap harga jual sayuran dapat mengkhawatirkan para pedagang dalam menjual sayurannya. Pasalnya, ketika harga jual rendah, minat konsumen meningkat, dan saat harga jual sayuran tinggi, minat konsumen akan menurun. Hal ini berdampak terhadap ketersediaan stock yang harus disiapkan oleh pedagang agar dapat memenuhi permintaan konsumen,” ujar Sesar Husen Santosa.
“Dengan adanya pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan para pedagang dalam meramalkan kisaran harga jual sayuran dan bagi pengelola pasar dapat menentukan strategi yang tepat untuk menghadapi fluktuasi harga yang cukup dinamis di periode yang akan datang,” sambung Derry Dardanella.
Sementara itu, menurut Ridwan Siskandar, diperlukan suatu pemanfaatan teknologi sebagai penunjang pengambilan keputusan mengenai peramalan harga jual sayuran di periode atau masa yang akan datang bagi pedagang sayuran dan manajemen.
“Pemanfaatan teknologi peramalan terhadap harga jual akan meminimalisasi tingkat kesalahan dalam menentukan harga jual dan selaras dengan fungsi Sustainable Development Goal (SDG’s) nomor 12 yaitu pola konsumsi dan produksi berkelanjutan,” papar Agung Prayudha Hidayat.
“Penggunaan aplikasi ini sangat membantu kami karena menjadi acuan dalam menentukan harga jual sayuran mengingat harga jual sayuran yang sangat sulit diprediksi karena pengaruh dari beberapa faktor. Salah satunya yaitu kenaikan harga BBM yang berpengaruh terhadap harga komoditas di pasar,” terang Wawan, salah satu pedagang sayuran di Pasar Kemang.
Kepala Pasar Unit Kemang Perumda Pasar Tohaga, Denny Rinaldi, mengutarakan bahwa menghadapi kompleksitas permasalahan yang terjadi di pasar, ia sangat senang dengan adanya kegiatan semacam ini dan akan terus mendukung sehingga pedagang dan pengelola pasar dapat bersinergi dalam menentukan strategi penjualan untuk memaksimalkan pendapatan pedagang.
Selain itu, dia berharap ke depannya dapat terus bekerjasama dengan pihak Sekolah Vokasi IPB University dalam mencari solusi terhadap permasalahan-permasalahan yang terjadi di Pasar Kemang. []























