Istanbul, Gontornews — Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor cabang Turki mengonfirmasi tidak ada alumni Gontor yang terkena dampak gempa Turki 6.6 Skala Richter, Jum’at (30/10). Ketua IKPM Turki, Bagus Laksono, mengonfirmasi.
“Alhamdulillah, kami yang tinggal di Istanbul tidak terdampak langsung. Alhamdulillah, lokasi kami aman,” ungkap Bagus Laksono kepada Gontornews.
“Kota Izmir yang terdampak gempa Turki berjarak perjalanan 6 jam dari kota Istanbul,” imbuh Bagus.
Bagus mengonfirmasi ada 134 orang alumnus Gontor yang tergabung dalam IKPM Turki. Dengan tambahan 50 mahasiswa baru, jumlah alumnus Gontor di Turki bisa mencapai 194 orang.
“Alhamdulillah, saat ini keluarga IKPM Turki ada 134 orang. Namun, untuk tambahan mahasiswa baru ada sekitar 50 orang sehingga total bisa dikatakan sekitar 190 orang,” ucap alumnus Gontor 2013 tersebut.
Dalam keterangannya, Bagus menjelaskan bahwa kota Izmir merupakan kota dengan peninggalan sejarah Romawi Timur. Konon, kota tersebut merupakan kota metropolitian di zamannya atau Ephesus.
Ketua PPI Izmir mengonfirmasi Warga Negara Indonesia dan mahasiswa yang berada di Izmir selamat. “Saya baru saja dapat info dari ketua PPI Izmir. Alhamdulillah, semua mahasiswa dan WNI yang ada di sana dalam keadaan selamat,” ungkap Haqiqul Rezkyanta, ex Ketua IKPM Turki.
Setidaknya 6 orang tewas sementara 321 lainnya luka-luka saat gempa berkekuatan 6,6 Skalar Richter mengguncang Izmir, Turki, Jum’at (30/10). Otoritas kebencanaan Turki, kepada Anadolu, menyampaikan bahwa gempa terjadi pada pukul 2 malam waktu setempat. Setelahnya, 6 gempa susulan terjadi, 13 di antaranya berkekuatan lebih dari 4 Skala Richter. [Mohamad Deny Irawan]


















