Ankara, Gontornews – Para pelajar di Turki harus bersabar untuk bisa belajar di sekolah. Sebab, pemerintah sudah mengumumkan belajar di sekolah akan mulai diberlakukan pada akhir September. Meskipun tahun ajaran baru akan dimulai pada 31 Agustus. Pemerintah Turki mengumumkan hal itu pada 12 Agustus, karena kasus harian virus korona masih di atas 1.000.
Hurriyetdailynews.com merilis, para pejabat Turki khawatir karena angka harian naik dari sekitar 900 menjadi lebih dari 1.000 kasus yang dikonfirmasi pada 4 Agustus dan sejak itu belum turun di bawah empat digit. Tetapi jumlahnya jauh di bawah puncak, lebih dari 5.000 kasus harian, di bulan April.
“Sekolah akan dibuka kembali dengan pembelajaran jarak jauh pada 31 Agustus,” kata Menteri Pendidikan Turki, Ziya Selçuk, kepada wartawan di Ankara.
Para siswa diharapkan kembali belajar di kelas secara bertahap mulai 21 September, tambahnya.
Selçuk mengatakan, keputusan itu didasarkan pada saran dari komite ilmiah yang menasihati pemerintah, yang bertemu pada 12 Agustus sebelum pengumuman resmi menteri.
Sekolah dan universitas di Turki ditutup pada bulan Maret bersama dengan sebagian besar ruang publik karena otoritas Turki bergegas untuk mencegah wabah virus. Para pejabat kemudian memutuskan untuk menutupnya selama sisa tahun akademik.
Sementara itu Menteri Kesehatan Turki, Fahrettin Koca, memperingatkan pada 12 Agustus bahwa langkah-langkah ketat akan kembali diberlakukan jika kenaikan kasus coronavirus terus berlanjut dengan kecepatan ini.
Sebelum pembatasan dicabut pada Mei dan Juni, otoritas Turki menutup ruang publik seperti kafe, restoran, tempat pangkas rambut, dan pusat perbelanjaan, serta melarang perjalanan antarkota. []






















