San Fransisco, Gontornews – Perusahaan sosial media Twitter secara resmi mengembalikan akun Presiden Donald Trump, @RealDonald Trump, Jumat (3/11). Reuters menyebutkan, akun twitter Presiden Donald Trump sempat tidak bisa diakses selama 11 menit dengan keterangan “Inadvertenly deactived”. Twitter berdalih, hal tersebut disebabkan kesengajaan dari karyawannya.
“Kami telah mengetahui bahwa ini dilakukan oleh salah seorang karyawan pendukung pelanggan Twitter. Kami sedang melakukan peninjauan secara internal,” ungkap Twitter berkicau.
“Kami terus menyelidiki dan mengambil langkah untuk mencegah hal ini terjadi kembali,” ujar kicau sebelumnya.
Sementara itu, Gedung Putih tidak merespon lebih jauh terkait insiden tersebut.
Trump diketahui kerap menyerang lawan politiknya melalui Twitter. Namun, Presiden yang mengalahkan Hillary Clinton tersebut juga menjadikan Twitter sebagai alat promosi kebijakan selama kampanye sepanjang 2016 lalu. Trump memiliki 41,7 juta pengikut di Twitter. [Mohamad Deny Irawan]




















