Sumenep, Gontornews — Ustadz Adi Hidayat Lc MA menyatakan bahwa dirinya telah jatuh cinta kepada Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, Sumenep, Madura. “Terutama, hal itu dikarenakan sahabat UAH yakni Ustadz Amir Faishal yang merupakan da’i nasional juga juri acara hafidz cilik di televisi adalah alumnus Ponpes Al-Amien Prenduan,” tambah KH Dr Ahmad Fauzi Tidjani MA, pimpinan dan pengasuh Ponpes Al-Amien.
Rasa cinta UAH terhadap Ponpes Al-Amien pun bertambah setelah kunjungannya pada akhir Mei 2021 lalu dalam acara, Tasyakkur Hifdh Al-Quran dan Wisuda Santri Akhir di pondok setempat. Pada kesempatan itu, selain berkenan memberikan tausiyah kepada santri Al-Amien akan fadhilah al-Quran, UAH juga memberikan hadiah khusus kepada keempat belas hafidh dan hafidhah terbaik beserta walinya.
“Alhamdulillah suatu kehormatan bagi kami keluarga besar Ponpes Al-Amien Prenduan atas kedatangan tamu agung al-Ustad H Adi Hidayat, semoga barokah dan bermanfaat,” tutur KH Fauzi. Kami pun mengucapkan, sambungnya, terima kasih kepada UAH atas hadiah umrah untuk penghafal al-Quran 30 juz terbaik beserta walinya, dengan total sebanyak dua puluh delapan orang. Maa syaa Allah Tabaraka Allah semoga menjadi amal jariyah terkabul, amiin ya Rabbal ‘alamien.
“Sejauh ini manajer UAH telah mendata para penerima hadiah umrah,” ujar sang kiai kepada Gontornews.com, Jumat (11/6). UAH pun, sambung Kiai Fauzi, berjanji akan datang kembali ke Pondok Al-Amien.
Ma’had Tahfidh Al-Quran Al-Amien pada akhir Mei lalu menggelar, Tasyakkur Hifdh Al-Quran dan Wisuda Santri Akhir di Gedung Serbaguna Al-Amien Putri dengan memperhatikan protokol kesehatan covid-19. Acara tersebut terasa begitu hikmad setelah dibuka dengan lantunan ayat Al-Quran oleh para mutasyakkirin.
Para santri akhir yang diwisuda pada tahun 2021 ini sebanyak 118 santri putra dengan 58 santri yang telah menyelesaikan bacaan 30 Juz, dan 167 santri putri dengan 103 santriwati yang telah menyelesaikan bacaan 30 Juz. Mereka yang diwisuda kemudian wajib untuk mengikuti program tafarrugh untuk memantapkan hafalan dan menyelesaikan bacaan 30 Juz setelahnya bagi yang belum menyelesaikannya. Hal tersebut disampaikan langsung oleh pengasuh pondok dalam sambutannya.
Selain itu, pimpinan dan pengasuh pondok, KH Fauzi Tidjani MA juga menyampaikan harapannya kepada para wali wisudawan untuk tetap mengawal putra-putrinya agar tetap menjaga al-Quran di dalam hatinya. “Bapak ibu, setelah ini jadikanlah wasiat terakhir agar anak-anak kita menjaga al-Quran. Harta bisa dicari, tapi wasiat ini lebih dari segala-galanya,” pungkas Kiai. <Edithya Miranti>



















